DURI - Angin kencang yang terjadi di Duri, Kamis (25/8/2016) kemarin berdampak besar pada cuaca hari ini. Berdasarkan informasi yang disampaikan pihak Managemen Chevron Duri, melalui bagian PGPA, udara di Duri sudah masuk level berbahaya.

Pagi sekitar pukul 07.00 WIB tadi, indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai 400 untuk di wilayah Duri Field. Sementara untuk wilayah Duri Camp atau Duri Kota itu berada di level 301 dan masih masuk kategori berbahaya.

"Tadi pagi di level bahaya mencapai 400 disekitar Duri Field. Tapi siang ini sepertinya levelnya sudah turun dibawah level 200. Sudah bendera kuning, tapi apa perkembangannya nanti saya informasikan kembali," ujar Dian Paramita, bagian komunikasi di PGPA Chevron Duri, saat dikonfirmasi GoRiau.com, Jumat (26/8/2016).

Pantauan kondisi cuaca Duri siang ini masih berangin cukup kencang, asap terasa sangat pekat serta langit sudah mulai kuning kecoklatan. Jarak pandang sudah mulai pendek dibawah 400 meter.

Sebagian wilayah di Duri dan sekitarnya masih terjadi kebakaran lahan dan hutan. Bahkan Bupati Bengkalis, Amril Mukminin pun berserta Unsur pimpinan Kecamatan turun langsung memantau kegiatan pemadaman tersebut seperti di daerah Tasik Serai, Pinggir.

Menanggapi kondisi cuaca yang berbahaya alias tidak sehat ini, Kepala Dinas Kesehatan Bengkalis, Mohammad Sukri menghimbau kepada seluruh masyarakat Mandau dan sekitarnya agar mengurangi aktivitas di luar ruangan dan perbanyak konsumsi air mineral.

"Dampak kabut asap ini sangat tidak baik untuk kesehatan. Dengan banyak mengkonsumsi air mineral, bisa membantu mensterilkan pencernaan dari berbagai macam makanan, minuman yang dikonsumsi apalagi kabut asap. Selain itu warga juga disarankan menggunakan masker saat berada diluar ruangan," kata M Sukri. ***