PANGKALANKERINCI - Hingga masuk triwulan II, realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pelalawan 2016, baru mencapai 13,53 persen. Kondisi ini disebabkan adanya rasionalisasi anggaran di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

"Realisasi anggaran sampai 30 April, baru sebesar 13,53 persen," sebut Kabag Pembangunan Setdakab Pelalawan, T.Zulfan kepada GoRiau.com, Rabu (18/5/2016).

Diuraikan Zulfan, realisasi anggaran sebesar 13,53 persen per 30 April tersebut, untuk realisasi fisiknya hanya 16 persen dari nilai total APBD Pelalawan 2016 sebesar Rp 2,157 triliun.

"Masih rendahnya serapan keuangan dan fisik ini, disebabkan karena adanya rasionalisasi anggaran di setiap SKPD, karena penurunan Dana Bagi Hasil (DBH) dari Pemerintah Pusat," jelasnya.

Kondisi tersebut, menurut Zulfan, jelas sangat menganggu perencanaan yang telah dibuat oleh masing-masing SKPD.

"Diimbau kepada SKPD untuk percepat proses lelang pengadaan barang dan jasa, sehingga realisasi serapan anggaran bisa semakin meningkat. Mengingat sekarang sudah triwulan kedua, dengan pertimbangan waktu pelaksaan fisiknya di lapangan," tandasnya.(***)