TELUKKUANTAN - Tim Pengawal, Pengaman Pemerintah dan Pembangunan (TP4D) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuantan Singingi (Kuansing), Riau meninjau langsung pembagian bibit sawit, Senin (4/12/2017) lalu di Hulu Kuantan. Hal itu dilakukan agar bibit sawit yang sampai ke tangan masyarakat benar-benar berkualitas.

"Kalau ada yang rusak, kita minta rekanan untuk menggantinya. Bahkan, bibit yang rusak dilarang dibagikan kepada masyarakat," ujar Ketua TP4D Kejari Kuansing Revendra, SH, Selasa (5/12/2017) di Telukkuantan.

Pada kunjungan Senin siang itu, TP4D Kejari Kuansing didampingi Kepala Dinas Pertanian Kuansing, Ir. Maisir beserta rekanan. Dalam kesempatan itu, TP4D menyarankan agar bibit sawit yang kurang baik agar segera ditukar selama masih dalam terminal. "Sehingga masyarakat menerima bibit yang bagus."

Sejak awal TP4D terus mengawal program bantuan bibit kelapa sawit dari pemerintah untuk masyarakat. Bahkan, untuk memastikan bibit tersebut unggul, TP4D Kejari Kuansing mendatangi pusat pembibitan di Sumatera Utara.

"Bibit yang disalurkan ini adalah bibit unggul secara genetik, dengan jenis varietas DxP Simalungun," ujar Revendra.

Karena itu, TP4D Kejari Kuansing meminta agar masyarakat yang menerima bantuan diminta untuk merawat dengan baik. Sebab, tujuan pemerintah menyalurkan bibit sawit unggul untuk kesejahteraan masyarakat.

"Jangan sampai, bibit yang diberi pemerintah ini dijual kembali," pesan Revendra kepada penerima bantuan.***