DURI - Perjuangan peningkatan status Kecamatan Mandau-Pinggir menjadi sebuah daerah otonomi baru (DOB) Kota Duri hingga kini terus bergulir. Para pejuang pembentukan Kota Duri terus bergerak maju dan semangatnya tak pernah padam, terlebih Bupati Bengkalis Amril Mukminin.

Seperti yang disampaikan Meldi Ilyas, ketua RT di Kelurahan Duri Timur saat berbincang dengan GoRiau.com, Rabu (28/9/2016).

"Masyarakat Mandau-Pinggir sepenuhnya berjuang bersama mewujudkan DOB Kota Duri, termasuk pak Bupati yang juga warga Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir. Sebab sebelum menjabat Bupati Bengkalis, beliau juga salah satu anggota pansus DPRD Bengkalis yang paling keras memperjuangkan Kota Duri, ini bagian dari cita-cita Bupati Amril," kata Meldi.

Menurut Meldi, perbedaan atau selisih paham yang terjadi kepada beberapa kelompok yang juga ikut andil bersama-sama dalam perjuangan DOB Kota Duri ini harusnya diselesaikan dengan duduk bersama, dan bukan saling tuding atau memfitnah.

"Masyarakat Mandau ataupun pemuda Mandau jangan mau terprovokasi oleh pihak-pihak luar yang baru muncul pada detik-detik terakhir perjuangan kita. Apalagi orang tersebut sebelumnya pernah menyampaikan pembentukan Kota Duri tidak masuk dalam program Legislasi Nasional 2015," ujar Meldi mengingatkan kembali para pejuang Kota Duri.

Tuduhan-tudahan sesat yang ditujukan kepada Bupati Bengkalis itu, tambah Meldi hanya bagian dari rencana yang mungkin sudah disusun dengan baik oleh pihak-pihak yang ingin menjatuhkan Bupati Bengkalis di mata masyarakatnya.

"Semua kembali kepada masyarakat yang menilainya. Putra terbaik Mandau tentu tidak ingin menyengsarakan saudaranya. DOB Kota Duri sudah dalam proses yang hanya menunggu detik terakhir," tutupnya. ***