KAMPAR, GORIAU.COM - Tim Adiwiyata tingkat Provinsi Riau melakukan penilaian lomba lingkungan antar sekolah (Adiwiyata) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kuok, Kecamatan Kuok, Kampar, Selasa (13/5/2014).

Demikian disampaikan Kepala Kanor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA melalui Kasi Pendidikan Madrasah Drs Muhammad Yamin didampingi Kepala MAN Kuok Drs Husaini MPd dalam acara pertemuan bersama tim Adiwiyata Tingkat Prov Riau, Selasa (13/5/2014). Yamin mengatakan, tim Adiwiyata tingkat Provinsi ini diwakili oleh Hermanto dan para rombongan serta juga dihadiri oleh Drs Afrialsyah Lubis dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau.

Lebih lanjut Yamin mengatakan, pada hari ini penilaian Adiwiyata tingkat Provinsi akan dilaksanakan di dua madrasah yakni MAN Kuok dan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Merangin, Kecamatan Kuok. ''Insya Allah untuk hari Rabu tanggal 14 mei 2014 juga akan dilakukan penilaian di MAN Lipat Kain Kecamatan Kampar Kiri dan pada hari kamis tanggal 15 mei 2014 akan dilaksanakan juga penilaian Adiwiyata di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Naumbai Kecamatan Kampar dan MTs Danau,'' jelasnya melalui rilis kepada GoRiau.com.

''Sekolah Adiwiyata ini kita ikuti untuk mengubah prilaku siswa agar senantiasa mencintai lingkungannya terutama lingkungan madrasah agar selalu bersih, hijau atau asri, indah dan sehat serta juga bernilai ibadah,'' tegas Yamin.

Sementara itu, tim penilai Adiwiyata tingkat Provinsi yang diwakili oleh Hermanto memparkan betapa pentingnya program Adiwiyata ini. Karena didalam program Adiwiyata ini siswa diajarkan untuk mencintai tanaman atau tumbuhan dengan selalu menyirami tanaman agar tetap rindang serta juga menjaga kebersihan dengan menempatkan sampah pada tempatnya sekaligus menjadikan sampah sebagai bahan kerajinan tangan atau pupuk.

''Oleh karena itu, saya bangga terhadap madrasah-madrasah di KabupatenKampar selalu gencar untuk menghijaukan lingkungan sekolahnya dan menggalakkan program Adiwiyata ini yang merupakan salah satu program Kementerian Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup,'' ujarnya.

"Kita sangat mengharapkan setiap warga sekolah ikut terlibat dalam kegiatan sekolah menuju lingkungan yang sehat dan menghindari dampak lingkungan yang negative. jika hal ini bisa terlaksana dengan baik, tentunyan kita sendiri yang akan mendapat manfaatnya. Apa yang kita tanam, itulah yang akan kita petik". tutup Hermanto. (rls)