BAGANSIAPIAPI - Pelaksanaan Majidiyah Tilawatil Quran IV di Pondok Pesantren Al Majidiyah, Kecamatan Bagan Sinembah, Rokan Hilir tinggal menghitung hari. Sebanyak 36 dari 100 madrasah sudah menyatakan kesiapannya untuk mengikuti iven bergengsi dengan melibatkan lima provinsi tersebut.

Seluruh logistik, akomodasi dan transportasi sudah dipersiapkan. Hanya tinggal agenda penyambutan para tamu undangan serta 1.000 santri yang akan memadati pesantren Al Majidiyah.

Pimpinan pondok pesantren Al Majidiyah yang juga anggota DPRD Rohil, H. Bachid Madjid mengaku seluruh undangan sudah disebarkan melalui E-mail, BBM dan SMS. Bahkan, pada saat pembukaan nanti, sebanyak tiga orang Bupati dari Sumatera Utara sudah menyatakan siap hadir menyemarakkan lantunan gaung ayat suci Al Quran seantero bumi.

"Insha Allah yang hadir nanti Bupati Labuhan Batu Utara, Labuhan Batu Selatan dan Labuhan Batu. Saya juga mengharapkan kehadiran bupati kita yang didaulat untuk membuka acara," kata Buya H. Akib kepada GoRiau.com, Rabu (17/2/2016).

Menyinggung keikutsertaan santri, ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini sangat menyesalkan minimnya partisipasi santri madrasah dari Rohil. Karena dari 860 santri yang mendaftar, tidak sampai 15 persen berasal dari Rohil. Karena itu H. Akib meminta kepada Kementrian Agama Rokan Hilir, untuk lebih mendorong keikutsertaan santri agar dapat menyemarakkan kegiatan MTQ bergengsi itu.

"Jika memang tidak bisa menguasai tilawah, bisa ikut cabang Tahfidul Quran. Paling tidak minimal ikut Syahril Quran. Beda kalau memang tidak langsung ikut sama sekali," kata Akib.

Akib mengungkapkan melalui iven ini, seluruh pemuka masyarakat, pejabat daerah, santri dan seluruh elemen masyarakat dapat bersilaturahmi antar sesama umat muslim. Tambahan lagi, kegiatan ini juga merupakan ajang seleksi untuk Qori dan Qoriah yang berbakat.

Dengan harapan, tidak ada lagi terdengar ada peserta dari luar yang mengatasnamakan Rohil ketika pertandingan MTQ di masa mendatang.(amr)