DURI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis melalui Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB), mengajak pasangan muda untuk ikut program Keluarga Berencana (KB), dua anak cukup. KB dilakukan untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk di Indonesia, khususnya di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.

Apalagi, kebutuhan ekonomi masyarakat terus mengalami peningkatan. Untuk ibu muda tak perlu mengkhawatirkan biaya, karena pemasangan KB bisa didapat secara gratis, baik alat kontrasepsinya maupun pemasangannya. Dalam pemasangannya pun ditangani oleh dokter dan bidan yang sudah mengantongi sertifikat.

"Pemasangan KB secara gratis bisa didapatkan masyarakat di Kabupaten Bengkalis, khususnya di Kecamatan Mandau, melalui Pustu atau Puskesmas. Masyarakat sebelum melakukan pemasangan KB, tentunya harus melalui tahapan administrasi data. Selain itu, pasangan muda tak perlu takut, karena alat yang digunakan sebelum pemasangan kontrasepsi, steril," ujar Kepala BPPKB Kabupaten Bengkalis, Mustafa kepada GoRiau.com, Minggu (15/11/2015), melalui Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Kualitas Keluarga Sejahtera, Mardiani Tarmizi.

Mardiani menjelaskan, metode kontrasepsi jangka panjang dianggap lebih efektif dan efisien, misalnya implant sekali pasang bisa untuk 3 tahun kedepannya dan IUD sekali pasang bisa untuk 8-10 tahun kedepannya. Menurutnya, pemahaman tentang KB harus selalu diberikan kepada masyarakat agar masyarakat tidak mendapat informasi yang salah tentang program KB.

"Dengan pengetahuan yang cukup tentang KB, diharapkan tidak ada lagi keraguan atau ketakutan dalam memilih metode  kontrasepsi jangka panjang. Ibu Muda, mari suskseskan program pemerintah dalam bidang Kependudukan dan Keluarga Berencana. Ayo, ikut KB," tutupnya menjelaskan. ***