ROHIL - Selain rombongan 5 ekor beruang liar yang hampir satu bulan menghantui warga RT 01 RW 08, Dusun III Desa Bukit Selamat, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Rohil, Riau, masih ada lagi rombongan beruang liar lainnya yang juga berkeliaran di Dusun tersebut.

"Saya rasa lebihlah dari 5 ekor, yang lima itu saja satu kelompok, tambah lagi diwaktu yang bersamaan ada warga yang melihat 2 ekor lagi ditempat lain. Kalau yang lima ekor ini, jantan dan betina dewasa ditambah 3 ekor anaknya, sementara yang 2 ekor lainnya ditempat yang berbeda beruang dewasa juga," kata Ketua RT 01 RW 08, Dusun III Desa Bukit Selamat, Sugito.

Sementara itu, Kepala Seksi Wilayah III, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Hutajulu saat dikonfirmasi GoRiau.com , Selasa (17/5/2016) petang bahwa jumlah beruang liar itu tidak mungkin lebih dari 5 ekor.

"Secara ekologi, beruang itu hidupnya bukan berkelompok seperti serigala, harimau atau singa. Tetapi kalau beruang betina habis melahirkan, maka beruang jantan akan terus mendampingi betina dan anak-anaknya. Selain itu juga, jika dalam satu wilayah sudah ada beruang, makan beruang lain tidak mungkin masuk ke wilayah yang sama. Mungkin itu halusinasi masyarakat saja," kata Hutajulu.

Hutajulu juga mengakui keberadaan beruang yang masuk pemukiman ini memang sudah meresahkan masyarakat. Sehingga, pihaknya turun kelapangan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat Rohil dan sekitarnya tentang bagaimana cara mengusir hewan buas yang habitatnya sudah habis itu. ***