SELATPANJANG, GORIAU.COM - Kabupaten Kepulauan Meranti yang dulu masuk wilayah Kabupaten Bengkalis, sama sekali tidak pernah merasakan BBM bersubsidi. Paling murah BBM subsidi yang dibeli masyarakat harganya lebih tinggi Rp1.500 untuk tiap liter, dari harga yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

"Sejak Indonesia merdeka, Meranti belum pernah merasakan BBM bersubsidi," kata Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi, saat menghadiri temu ramah dengan legislator Provinsi Riau beberapa waktu lalu. Kata orang nomor satu di Kota Sagu itu pula, meski saat ini sudah ada pembangunan 2 SPBU (yang satu sudah siap beroperasi, dan yang satu masuk tahap finishing), namun tidak menjamin masyarakat Meranti menikmati BBM Bersubsidi. Kendala lain yang dihadapi adalah, tidak adanya akses jalan yang menghubungkan antara Kabupaten Kepulauan Meranti dengan Ibukota Provinsi. Sehingga Pertamina tidak bisa memasokkan BBM ke Meranti. "Kendala kita pada jalan. Pertamina hanya ingin mengirim BBM itu ke daerah yang bisa ditempuh dengan jalur darat. Sementara kita, akses jalan itu yang saat ini menjadi kendala," kata H Irwan pula. Kata H Irwan pula, terkait dengan masalah jalan (yang dibuat dari Selatpanjang ke Mengkikip melalui Kampung Balak itu) perlu dibicarakan secara fair antara Pemkab Meranti dengan Provinsi Riau. Sebab, Pemkab Meranti mengalami kewalahan untuk penyelesaian jalan yang melintasi hutan itu. Irwan menyebutkan panjang jalan yang dibangun itu sekitar 68 KM dari Selatpanjang ke Mengkikip itu, dimana untuk satu KM diperlukan sekitar Rp4 miliar rupiah. Mengingat besarnya biaya untuk perbaikan jalan itu, Bupati mengaku Meranti kewalahan karena selaku daerah baru masih banyak yang perlu dibenahi. "Kondisi kami sekarang hampir tak mampu menyelesaikan jalan itu. Kita perlu membicarakan masalah jalan ini secara fair. Ambil alih jalan itu jadi jalan provinsi, kami tidak pernah merasakan jalan provinsi," kata H Irwan yang mengaku sampai saat ini tidak ada Jalan Provinsi di Kabupaten Kepulauan Meranti. Sementara itu, mendengar keluhan Bupati Meranti ini, Komisi B DPRD Riau sepakat akan membantu membicarakan ini di tingkat provinsi agar kedepannya terhadap kebutuhan jalan lintas Mengkikip-Selatpanjang itu bisa dibangun bersama Provinsi. "Bersama Pertamina juga akan bicarakan, agar Meranti juga bisa merasakan BBM Bersubsidi," kata Wakil Pimpinan DPRD Riau Manahara waktu itu.(zal)