PEKANBARU - Meski terjaring razia polisi, nyatanya beberapa wanita pekerja pijat dan karaoke tidak kapok dan takut. Sambil digiring aparat ke truk Sabhara, mereka sempat-sempatnya menggoda personil. Bahkan setibanya di Mapolda Riau, salah seorang wanita tersebut narsis (salam peace) ke kamera.

Tercatat ada 42 wanita dan 18 pria berhasil diamankan polisi dalam Operasi Bina Kusuma Siak 2016 yang menyasar ke komplek pertokoan Nangka Sari, Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Riau, Jumat (22/4/2016) malam. Sesuai hitungan GoRiau.com, ada enam tempat pijat dan karaoke jadi sasaran razia ini.

Untuk menutupi wajahnya, wanita-wanita itu sengaja membawa masker, selendang, menutupi muka dengan menggerai rambut ke depan, bahkan ada pula yang bela-bela menutup wajah dengan handuk. "Nanti difoto-foto ketahuan keluarga di kampung," celetuk salah seorang wanita yang turut diamankan aparat berwajib malam itu.

Sambil digiring ke truk Sabhara, ada pula diantara mereka yang berusaha menggoda petugas dengan menawarkan nomor telpon serta pin BB. Dikira sukses, wanita tersebut justru dimarahi polisi. Sebagian ada yang malu-malu dan berusaha menghindar dari jepretan kamera. Lainnya terkesan cuek-cuek saja.

Bahkan salah seorang wanita bermasker pada foto di atas tampak sengaja mengacungkan dua jari (salam peace, red) ke kamera wartawan, sementara rekannya yang lain hanya menunduk dan menutup mukanya. "Foto dong bang, biar terkenal," tutur wanita pada gambar di atas itu.

Selain menjaring 60 orang, Polda Riau juga mengamankan beberapa bungkus alat kontrasepsi serta dua lembar Kartu Tanda Pengenal (KTP) palsu atas nama Era Wati dan Ani, kelahiran Indramayu. Sesuai yang tercantum di situ, keduanya tercatat warga Tangkerang Barat, Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau. 

Sebagian dari mereka ada yang dipergoki tanpa busana di dalam kamar pijat berukuran 4x4. Bahkan ada lokasi mesagge yang sengaja digembok dengan maksud mengelabui petugas. Namun sayang, upaya ini ketahuan lantaran banyak kendaraan yang tersusun rapi diparkiran tempat pijat tersebut. ***