SELATPANJANG - Dua orang waria terlihat hadir diantara belasan laki-laki, di ruangan Sat Reserse Polres Kepulauan Meranti Jalan Pembangunan Selatpanjang Riau, Jumat (8/4/2016) malam. Mereka terjaring saat polisi menggelar operasi Bina Kusuma di beberapa titik kota Selatpanjang.

Dalam operasi ini, polisi menyisiri lokasi-lokasi yang disinyalir jadi tempat mainnya para preman. Hal itu guna meminimalisir tindak kejahatan di Kota Sagu.

Polisi juga mendatangi tempat-tempat karaoke dan memeriksa pengunjung di tempat tersebut. Dompet dan tas pengunjung tak luput dari periksaan polisi, apakah pengunjung tersebut menyimpan barang terlarang atau tidak.

Kapolres Kepulauan Meranti AKPB Zahwani Pandra Arsyad SH MSi melalui Kabag Ops AKP Antoni L Gaol SH MH mengatakan, operasi Bina Kusuma berlangsung selama 1 bulan. Terhitung tanggal 1 hingga 30 April 2016 mendatang. "Sejak awal April kita melaksanakan operasi Bina Kusuma," ujar Antoni.

Adapun sasaran dalam operasi tersebut adalah aksi premanisme.

Untuk Jumat malam itu, polisi turun sebanyak 30 personil, terbagi dalam dua regu, AKP Antoni L Gaol dan Kasat Narkoba AKP Joni Wardi.

Sementara dari hasil operasi tersebut, polisi mengamankan 16 laki-laki. Namun, dua diantaranya lebih memilih berpakaian ala perempuan alias Waria. Usai didata dan diberi pengarahan, akhirnya belasan laki-laki itu disuruh pulang ke rumah masing-masing. ***