
SELATPANJANG - Jumat (24/2/2017) tengah malam, Satuan Narkoba Polres Kepulauan Meranti berhasil menangkap 5 orang warga Jalan Ibrahim Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Riau. Saat melakukan penggrebekan, ada terlapor yang hendak melarikan diri, sehingga polisi terpaksa melepaskan tembakan peringatan.
Penangkapan terhadap 5 terlapor yang tinggal di Jalan Ibrahim Selatpanjang bermula dari tertangkapnya seorang pemuda Ba (20). Ba ditangkap Polisi di halan Kantor BRI Jalan Merdeka Selatpanjang. Waktu itu, saat didatangi petugas kepolisian, Ba yang semula mencurigakan langsung pergi ke pinggir tembok BRI dan seperti melempar sesuatu.
Ketika diperiksa polisi, didapati benda yang dibuang Ba adalah narkotika yang diduga jenis sabu-sabu. Saat ditanya, Ba mengaku sedang menunggu seseorang untuk menyerahkan sabu-sabu tersebut (sudah dibeli dan menunggu pembelinya datang, red). Polisi pun menanyakan darimana Ba mendapatkan sabu-sabu tersebut. Akhirnya Ba menceritakan bahwa sabu-sabu itu didapatkan dari Zam (41).
Tak ingin buruan yang lebih besar lolos, polisi akhirnya pergi ke tempat Zam dengan membawa Ba.
Rupanya, Zam sedang berada di dalam satu rumah di Jalan Ibrahim Selatpanjang. Saat digerebek dari depan, rupanya di dalam rumah itu ada empat orang laki-laki yang sedang nyabu. Melihat polisi, beberapa terlapor coba melarikan diri, sehingga dilepaslah satu tembakan peringatan.
Oleh karena rumah tersebut sudah dikepung anggota, akhirnya semua terlapor tidak bisa kabur dan menyerah kepada petugas.
Polisi langsung menggeledah keempat terlapor malam itu. Dari saku celana Zam, ditemukan paket narkoba diduga jenis sabu-sabu. Selain itu, juga ditemukan beberapa lembar plastik bening diduga bekas sabu-sabu. Namun, sudah tidak ada isinya lagi.
Dari penangkapan ini, polisi menyita barang bukti berupa 2 paket narkotika diduga jenis sabu-sabu seberat 0.85 gram, 1 buah bong, 1 buah kaca pirek, 1 pic plastik untuk pembungkus sabu-sabu, 4 unit hp, 1 buah mancis, dan 1 unit kendaraan bermotor BM 6109 XC.
"Terlapor dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Kepulauan Meranti untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Barliansyah SIK melalui Kasat Narkoba AKP Ali Azar SSos.
Saat penangkapan, diceritakan Ali Azar, ramai warga di sana. Warga pun mengaku senang, sebab sudah lama curiga atas gerak gerik laki-laki bekerja sebagai buruh itu. Selain itu, dalam kehidupan sosial, kelimanya terkenal memiliki pribadi yang agak tertutup kepada warga di sekitar kediaman mereka. "Masyarakat di sana malah senang mereka ditangkap," ucap Ali Azar. *** #Semua Berita Kep Meranti, Klik di Sini