
DUMAI, GORIAU.COM - Dinas Kehutanan Kota Dumai, melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Polisi Kehutanan (Polhut) tahun anggaran 2014 mengusulkan Rp 700 juta anggaran untuk penanggulangan kebakaran hutan dan Lahan (Karhutla).
Kepala UPT Polhut Dumai Tengku Ismet menyatakan, usulan anggaran ini diperuntukkan sebagai dana operasional, transportasi dan konsumsi personil pengendalian api kebakaran hutan dan lahan."Kita sudah usulkan Rp 700 juta anggaran operasional penanggulangan kebakaran hutan lahan tahun 2014 ini dalam rancangan APBD yang masih dalam pembahasan parlemen," kata Ismet, Senin (10/2/2014) kepada GoRiau.com.Dia menjelaskan, usulan ini diharapkan dapat diterima dan diakomodir dalam rangka memperlancar dan pendukung kinerja personil pemadam karhutla di lapangan.Anggaran yang diusulkan ini, lanjut Ismet, merupakan dana yang sudah diperhitungkan berdasarkan kebutuhan optimalisasi penanganan kebakaran hutan dan lahan yang sudah terencana."Mudah-mudahan usulan ini diakomodir agar kita dapat bekerja dengan maksimal dan tidak terkendala biaya," ungkap Ismet.Kejadian karhutla dalam sepekan terakhir ini, lanjut Ismet, telah dilakukan penanganan oleh pihaknya meski dalam kondisi belum diputuskan pengesahan anggaran daerah oleh lembaga legislatif.Personil Polhut, diakuinya telah diterjunkan ke sejumlah lokasi kebakaran lahan di beberapa kecamatan dengan pendanaan alakadarnya bahkan meminjam kepada orang per orang sembari menunggu kepastian pendanaan pemerintah."Karena pendanaan belum ada, terpaksa kita harus meminjam dana operasional petugas untuk pembelian bahan bakar dan konsumsi. Kita berharap kebutuhan biaya penanggulangan karhutla ini secepatnya disahkan dan dapat digunakan untuk mengoptimalkan pemadaman," terang Ismet. (egy)