PEKANBARU - Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan, bahwa tambahan pasien suspect Corona atau Covid-19 di Riau ini punya riwayat bepergian dari Malaysia yang merupakan salahsatu negara terjangkit Covid-19.

Seperti diketahui, jumlah pasien suspect Corona atau Covid-19 di Riau, terhitung sejak 3-21 Maret 2020, totalnya mencapai 41 orang. Ini dikarenakan ada penambahan tujuh pasien pada 21 Maret 2020, dari total sebelumnya 34 pasien pada 20 Maret 2020.

"Dari jumlah 41 pasien suspect, 10 orang telah dinyatakan negatif dan satu orang positif. Sehingga pasien yang masih dirawat di beberapa rumah sakit rujukan yang tersebar di Riau, totalnya ada 30 orang pasien," kata Mimi kepada GoRiau.com di Pekanbaru, Minggu (22/3/2020).

Ia pun menjelaskan, bahwa pasien yang dinyatakan suspect Covid-19 tersebut, terjangkit setelah kembali dari negara yang terjangkit Covid-19. Dan setelah dari negara tersebut mengalami demam, batuk dan harus diobservasi di rumah sakit terdekat, baik di Pekanbaru, Dumai, Bengkalis, Inhil dan RS lainnya.

"Memang yang suspect ini dari daerah yang terjangkit. Setelah mengalami demam dan harus diobservasi karena suspect Covid-19," sebut Mimi.

Disinggung apakah pasien yang suspect Covid-19 ini juga berasal dari jamaah yang mengikuti tablig akbar di Malaysia, beberapa minggu yang lalu, Mimi tidak menampiknya. Sebab, dari hasil penelusuran perjalanan pasien ada yang pulang dari mengikuti kegiatan tablig akbar.

"Setelah dilakukan tracking memang ada kaitannya sampai ke situ. Mereka diambil setelah melakukan perjalanan dari daerah yang terjangkit. Kalau dari daerah pasien yang positif di Pekanbaru, belum ada yang suspect setelah dilakukan tracking," jelasnya. ***