BAGANSIAPIAPI - Jumlah tenaga honor di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau kian hari kian bertambah. Penyebabnya, karena tidak ada lapangan kerja lain yang bisa menampung para lulusan sekolah serta para pencari kerja.

Hal ini disampaikan Bupati Rohil, Suyatno, AMp mengutarakan keresahannya karena tidak adanya peluang kerja, Kamis (7/1/2016) lalu.

"Saya mengharapkan kepada masyarakat baik di luar dan dalam yang kenal dengan investor, cobalah undang ke Rohil. Kami akan membuka pintu selebar lebarnya bagi mereka yang mau berinvestasi dan mengolah sumber daya yang ada," kata Suyatno.

Ia mengaku beban keuangan untuk menggaji mereka pun semakin membengkak apalagi tidak diimbangi dengan etos kerja.

Dari analisanya, ia mengungkapkan tidak mungkin investor enggan berinvestasi di Rohil mengingat sumber daya alam yang ada masih melimpah. Contohnya, sektor perkebunan cukup memiliki peluang yang besar dikembangkan. Tambah lagi, letak geografis Rokan Hilir yang berada di lintas perdagangan antar negara.

"Mengapa tidak kita coba membangun industri hilir seperti manufaktur minyak goreng? Mengapa tandan buah sawit harus dibawa keluar Rohil? Mengapa tidak kita coba kembangkan dan produksi disini?" katanya.

Suyatno berjanji akan memudahkan seluruh perizinan yang berhubungan dengan pembangunan industri yang ditawarkan daerah ini. Apalagi, banyak sektor yang bisa dikembangkan. Misalnya sektor perikanan yang belum optimal digarap.(amr)