SELATPANJANG - Tidak hanya suhu cuaca yang memanas, ternyata suhu politik juga makin memanas hampir di seluruh kedai kopi di Kota Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Riau.

Perbincangan-perbincangan hangat selalu terngiang ditelinga para penikmat kopi, tidak hanya di kalangan orang-orang elit dan berdasi saja bahkan buruh bangunan pun selalu bergumam dan adu pendapat dengan mengandalkan jagoannya masing-masing.

Perdebatan sering muncul terkait Pilpres 2019, dua Capres dan Cawapres yang sedang bertarung itu sudah mulai jadi perbincangan hangat ditengah-tengah masyarakat mulai pencalonannya sebagai pimpinan negara.

Hingga saat ini perbincangan semakin memanas, bahkan saling mengklaim jagoan mereka adalah pemenang meski hasil akhir belum resmi ditetapkan.

Ads
Dana, salah seorang warga Selatpanjang mengaku lebih senang mengobrol di kedai kopi dibanding Cafe maupun tempat-tempat mewah lainnya.

"Kalau di kedai kopi harga kopinya relatif murah dan ngobrolnya pun bebas, apalagi kalau kita berdebat soal politik di kedai kopi itu sudah biasa dan tak heran lagi karena sudah umum," ujarnya saat berbincang-bincang dengan GoRiau.com, Kamis (18/4)2019) siang, di salahsatu kedai kopi di Selatpanjang.

Menurut Dana pula, soal perdebatan terkait salahsatu Capres dan Cawapres itu lebih sengit dibanding perdebatan terkait Pemilihan Legislatif (Pileg) yang juga sedang berlangsung saat ini.

"Kalau Pileg ni agak kurang dibicarakan karena orang justru lebih membicarakan terkait Pilpres," ungkapnya.***