DURI - Lagi-lagi, atlet berprestasi berasal dari Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau. Kali ini Sonia Selfiona atlet FORKI Kabupaten Bengkalis, cabang Inkai akan mewakili Provinsi Riau mengikuti Kejuaraan Nasional Karate Piala Kasad yang ke XIII tahun 2016, dilaksanakan di Gelora Kora Baru Jambi, 28 - 30 April 2016.

Sonia yang kerap latihan di Inkai Ranting Koramil 04 Mandau ini sudah mengikuti beberapa tahap seleksi untuk bisa ikut dalam kerjunas yang berlangsung sekali 2 tahun ini.

Sebelum keberangkatannya ke Jambi, Sonia berpamitan terlebih dahulu dengan Danramil 04 Mandau, Kapten Inf Y Mendrofa dan Kordinator KONI Mandau H Maryanto Atan di kantor Koramil 04 Mandau, Jumat (22/4/2016).

Kordinator KONI Mandau, Maryanto Atan kepada GoRiau.com mengatakan cukup prihatin dengan kondisi atlet karate dibawah naungan FORKI Kabupaten Bengkalis. Pasalnya mereka yang sudah mengukir prestasi dengan membawa nama daerah Kabupaten Bengkalis bahkan Provinsi Riau, tetapi tidak mendapat dana pembinaan FORKI.

"Kami sangat harapkan kepada KONI Kabupaten Bengkalis agar dapat segera menyelesaikan konflik dualisme kepengurusan FORKI Bengkalis. Karena, dampaknya sangat tidak bagus bagi atlet-atlet pada 9 cabang karate dibawah FORKI. Selama ada dua kepengurusan FORKI Bengkalis ini, dana pembinaan kepada atlet-atlet tidak pernah turun. Sehingga para atlet yang berangkat bertanding membawa nama Bengkalis keluar daerah terpaksa mengeluarkan dana pribadi," kata H Maryanto Atan.

Sonia salah satunya atlet FORKI cabang Inkai yang akan berangkat ke Jambi. Dia bukan pertama kalinya membanggakan Kabupaten Bengkalis dalam setiap kejuaraan. Pada Kejurda FORKI di Provinsi Riau, dia berhasil meraih juara 1 dan lolos pada seleksi pra Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Medan beberapa waktu lalu.

"Tidak hanya Sonia, Inkatsu Pordbya juga salah satu atlet FORKI yang berangkat bertanding menggunakan dana pribadi, meski membawa nama daerahnya. Sejauh ini kita di KONI Kecamatan Mandau, sedikit banyaknya sudah membantu para atlet asal Mandau ini, begitu juga Danramil 04 Mandau, sebagai rasa peduli kami kepada prestasi para atlet ini," kata Atan didampingi Danramil 04 Mandau, Kapten Inf Y Mendrofa.

"Kami meminta kepada KONI Kabupaten Bengkalis untuk lebih tegas lagi dalam menentukan FORKI mana yang diakui SK nya untuk menjalankan organisasi tersebut. Tujuannya adalah hanya untuk pembinaan para atlet FORKI ini sendiri, dana pembinaan ini bisa turun untuk para atlet kita. Jangan karena saling memperebutkan jabatan, para atlet malah menjadi korban," imbuhnya lagi.(*/rha)