
PEKANBARU, GORIAU.COM - Gubernur Riau (Gubri), H Annas Maamun, menolak dengan tegas keinginan PT Waskita Karya sebagai rekanan penanggung jawab penyelesaian Jembatan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah (Siak III) pada Oktober 2014.
Menurut Gubri, pengunduran waktu hingga bulan ke-10 tersebut tidak masuk akal dan sangat merugikan. Untuk itu, Gubri menginstruksikan agar Jembatan Siak III paling lambat selesai pada Juli 2014 mendatang.
"Kenapa pula harus Oktober, Juli sudah harus selesai. Kenapa harus ditunda lama," kata Gubri akhir pekan lalu.
Dirinya juga mengimbau kepada PT Waskita Karya agar profesional dalam bekerja. Karena berdasarkan target awal, perbaikan dan sekaligus pengoperasian Jembatan Siak III tersebut pada Mei 2014 ini.
"Harus selesai secepatnya, karena itu akses utama bagi masyarakat dari kota ke Rumbai," pungkas Gubri.
Jembatan Siak III merupakan salah satu jembatan yang terbilang 'gagal' konstruksi. Proyek dengan anggaran besar tersebut berdiri tidak sesuai dengan perencanaan.
Dimana pada bagian tengah jembatan terdapat lengkungan yang cukup memberi kekhawatiran terhadap masyarakat sebagai pengguna. Atas desakan itu, Jembatan Siak III ditutup untuk diperbaiki sesuai konstruksi awal.***