PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Karena sering melewati jalan aspal Simpang Ukui menuju Kecamatan Kerumutan dengan menggunakan kendaraan besar, dua perusahaan, PT Sari Lembah Subur (SLS) dan PT Medco dinilai warga sebagai penyebab rusaknya jalan tersebut.
''Jalan ini rusak karena akses jalan poros ini dinikmati oleh kendaraan berat melebihi tonase milik PT Sari Lembah Subur (SLS) dan PT Medco,'' ujar Hasan Basri, warga Simpang Ukui, Pelalawan Riau.
Menurutnya, armada PT SLS setiap saat melintasi jalan tersebut dengan muatan yang berat, yakni mengangkut buah sawit serta truk berat pengangkut CPO. Begitu juga dengan PT Medco, dengan armada beratnya, sangat tidak sesuai dengan kelas jalan.
Dikatakan, meski PT Medco berjanji melakukan pengaspalan ruas jalan sepanjang 10 kilometer pada tahun 2013, namun itu tidak sebanding dengan anggaran yang sudah dikucurkan pemerintah untuk membangun jalan tersebut.
''Selain mereka wajib membangun, juga harus ada pembatasan, jika tidak jalan ini akan rusak lagi,'' tutup;nya. (ilm)