
PEKANBARU – Sebanyak 56 siswa Sekolah Inspektur Polisi (Serdik SIP) angkatan 53 gelombang I tahun ajaran 2024 melaksanakan kegiatan latihan teknis (Latnis) dan latihan kerja (Latja) di jajaran Polresta Pekanbaru, Riau. Dari 56 orang ini, 5 orang merupakan polisi wanita.
Proses latihan tersebut berjalan selama 10 hari untuk meningkatkan peserta didik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat yang sudah dimulai sejak 22 Juli hingga 1 Agustus 2024 nanti.
Dalam melaksanakan latnis dan latja, 56 arang siswa tersebut di sebar di 6 polsek yang ada di wilayah hukum Polresta Pekanbaru. 11 orang Siswa melaksanakan latnis dan latja di Polsek Limapuluh, 10 orang di Polsek Tenayan Raya, 9 orang siswa di Polsek Senapelan, 10 orang siswa di Polsek Sukajadi, 10 orang siswa di Polsek Bukit Raya dan 6 orang siswa di Polsek Kota Pekanbaru.
"Kami menyadari bahwa tugas dan tanggung jawab sebagai calon Inspektur Polisi tidaklah mudah. Oleh karena itu, ia dan siswa lainnya berkomitmen untuk mengikuti Latnis dan Latja ini dengan penuh dedikasi, semangat, dan disiplin," ujar salah seorang siswa, Erwin, Selasa, 23 Juli 2024.
Lanjut Erwin, latihan Ini adalah kesempatan bagi peserta didik untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama ini untuk diterapkan dalam lingkungan kerja yang sesungguhnya.
"Saat ini, kami sedang melakukan pengumpulan data gangguan Kamtibmas di wilayah kecamatan-kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru," tambahnya.
Sebagai peserta didik, ia berjanji akan selalu mengedepankan profesionalisme, integritas dan kerja sama dalam menjalankan setiap tugas yang diberikan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh PJU Polda Riau, PJU Polresta Pekanbaru dan Kapolsek Limapuluh, Kapolsek Sukajadi, Kapolsek Bukit Raya, Kapolsek Tenayan Raya, Kapolsek Senapelan dan Kapolsek Kota Pekanbaru yang mau menerima kami untuk dapat mengaplikasikan setiap pelajaran yang didapat di Lemdik Setukpa Lemdiklat Polri," tutup Erwin.***