TELUKKUANTAN – Respons cepat petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau berhasil mencegah bencana yang lebih besar saat lahan di pusat kota terbakar pada Selasa (11/8/2026) siang. Tim gabungan berhasil mengendalikan dan memadamkan kobaran api sepenuhnya dalam waktu 35 menit.

Insiden kebakaran tersebut melanda areal lahan milik warga bernama Ali Rahman di Kelurahan Sungai Jering, kawasan pusat pemerintahan dan perkotaan Telukkuantan.

Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran, dan Penyelamatan (Satpol PP PKP) Kuansing, Riokasyterwandra, mengonfirmasi keberhasilan penanganan cepat armada pemadam di lapangan.

"Laporan pengaduan masyarakat masuk pukul 12.00 WIB. Mengingat lokasi berada di area pusat kota dengan jarak tempuh sekitar 5 kilometer, tim langsung meluncur dan tiba di lokasi dalam waktu lima menit menggunakan unit armada MPK 06," kata Riokasyterwandra.

Sebanyak 11 personel Damkar yang dikerahkan ke lokasi langsung mengisolasi titik api agar tidak merembet ke bangunan atau pemukiman sekitar. Berkat sinergi bersama personil Polri dan bantuan warga setempat, api berhasil dipadamkan total pada pukul 12.40 WIB.

"Luas lahan yang sudah terbakar sekitar 300 meter per segi," kata Riokasyterwandra.

Meski lahan di pusat kota tersebut berhasil dipadamkan dan situasi dinyatakan aman terkendali, kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti munculnya api.

Kejadian di Sungai Jering ini menjadi insiden terbaru dari rangkaian kebakaran lahan yang melanda Kuansing dalam sepekan terakhir—termasuk kebakaran 4 hektar di Titian Modang Kopah pada Senin kemarin—yang turut memicu munculnya kabut asap tipis dan cuaca terik di Kuansing.

Riokasyterwandra mengimbau masyarakat Kuansing untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak membakar sampah. Sebab, di tengah musim kemarau, kebakaran sangat mudah terjadi.***