TEMBILAHAN- Dimulai pada awal tahun 2016 ini, sebanyak 50 kasus terduga DBD dan DBD (Demam Berdarah Dengue) tercatat Dinas Kesehatan (Diskes) telah terjadi di Inhil, Riau. Meski demikian, kasus ini tidak sampai menyebabkan korban jiwa.

Seperti yang disampaikan Kabid Pencegah Masalah Kesehatan (PMK) Diskes Inhil, Saut Pakpahan peningkatan kasus terjadi pada bulan Januari, terutama di Kecamatan Tembilahan dan Kateman yang menduduki urutuan tertinggi ditemukannya penderita DBD.

''Ada 50 kasus, DBD dan terduga DBD,'' sebutnya.

Memang tidak sampai menelan korban jiwa, namun dikatakannya ada salah seorang warga yang meninggal karena demam tinggi, namun tidak dipastikan karena DBD karena tidak sempat dicek di laboratorium.

''Sekarang kita masih lakukan fogging, terutama di kecamatan yang ditemukan kasus DBD terbanyak, seperti Tembilahan dan Kateman,'' tukas Saut.***