DUMAI - Meskipun kasus kriminalitas di Kota Dumai, Riau, sepanjang 2016 menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Namun ada beberapa kasus secara sosiologis meresahkan masyarakat, seperti kasus persetubuhan yang melibatkan anak-anak dan pencabulan.

Hal itu diungkapkan Kapolres Dumai AKBP Donal H Ginting kepada GoRiau.com (GoNews Grup), Sabtu sore (31/12/2016) saat pres rilis di halaman Mapolres Dumai.

Berdasarkan data yang tercatat oleh Polres Dumai, terdapat penurunan sebanyak 137 kasus dari tahun 2015 sebanyak 533 kasus. Dimana hal itu menunjukkan situasi dan kondisi Dumai aman, tertib dan sangat kondusif.

"Untuk kasus percabulan secara kuantitas memang tidak begitu banyak. Namun secara sosiologis cukup meresahkan masyarakat. Apalagi yang melibatkan anak-anak," ungkapnya.

Untuk kasus persetubuhan yang melibatkan anak-anak di 2016 sebanyak 28 kasus, kemudian kasus cabul ada 10 kasus. Untuk kasus ini selain pemerintah dan aparat penegakan hukum, orangtua juga memiliki peran dalam melindungi, menjaga, dan mengawasi anak-anaknya.

Baca Juga: 2016, Polres Dumai Ungkap Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Buku di Kantor Perpustakaan Dumai, 2 Oknum ASN Jadi Tersangka

Baca Juga: 2016, Korban Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan di Jalan Raya Dumai Turun 50 Persen

Baca Juga: 2016, Tingkat Kriminalitas di Dumai Menurun, Penipuan dan Penggelepan Terbanyak

"Kita sudah melakukan berbagai upaya, seperti bekerjasama dengan Dinas Sosial, serta Dinas Pendidikan. Itu dilakukan guna meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak. Agar anak terlindung dari aksi cabul yang dilakukan pelaku pencabulan," jelasnya.*** #KLIK Disini Untuk Baca Berita DUMAI