
RENGAT, GORIAU.COM - Gara-gara ikut menyatakan bahwa Makam Panjang -- salah satu komplek pekuburan raja-raja Rengat -- menyimpan harta karun berupa emas dan barang antik, Kepala dan Sekretaris Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudsata) Indragiri Hulu didemo, Rabu (13/2/2013). Demo yang dilakukan terjadi spontan dari ahli waris dan masyarakat di sekitar Komplek Pemakaman Raja Narasinga II.
Kedatangan beberapa warga dan ahli waris kerajaan itu, untuk mempertanyakan pernyataan Kapala Dinas dan Sekretaris Dinas yang terbit di salah satu media harian lokal. Mereka menilai, pernyataan itu keliru dan bisa menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
''Kita khawatirkan dengan pernyataan itu akan menimbulkan niat buruk dari orang lain seperti menggali Kuburan milik Panglima Perang Kerajaan Indragiri, Andi Sumpu Jokce Besi yang memiliki panjang lebih kurang lima meter,'' tokoh pemuda Kota Lama, Rengat, Budi Irianto.
Dikatakan, pernyataan itu juga dinilai sangat menyesatkan dan berbau Sara, yang dapat mengakibatkan munculnya konflik antara masyarakat dan para ahli waris dari Kerajaan Indragiri. ''Karena itu, Kadis dan Sekreatis Dinas harus mengklarifikasi pernyataannya,'' tambahnya lagi. (aun)