
TEMBILAHAN- Sebelum memilih menghabiskan umurnya dengan cara sadis, pemuda di Guntung, Kecamatan Kateman, Inhil, Riau yang berinisial G ternyata sempat menulis pesan.
Pesan yang ditulis pada sepucuk surat itu, ditujukan korban untuk kedua orangtuanya dan keluarga besarnya.
Adapun isi surat tersebut adalah permintaan maaf korban kepada orangtuanya.
''Mama bapak, aku minta maaf ya, sekeluarga juga,'' sebut Kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono membacakan pesan terakhir korban.
Sepucuk surat itu, kemudian diamankan Polsek Kateman sebagai BB (Barang Bukti), selain itu sebilah pisau garpu yang digunakan korban untuk menyayat tangan dan menusuk perutnya pun serta pakaian korban juga turut diamankan sebagai BB.
Korban, pertama kali ditemukan tewas oleh ayahnya pada Senin (18/1/2016) sekitar pukul 12.00 WIB dengan kondisi yang menggenaskan, dimana pergelangan tangan kirinya putus dan 10 luka tusukan di bagian perut.***