RENGAT, GORIAU.COM - Sudah satu bulan terakhir ini banjir terus menggenangi pemukiman rumah warga Desa Pasir Kemilu (Paskem) Kecamatan Rengat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Namun, bantuan yang dijanjikan Pemkab Inhu masih belum juga tersalurkan. Bantuan yang pernah disalurkan Pemkab Inhu melalui Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (Satlak PBPP0 Inhu) beberapa waktu lalu yakni beras miskin (Raskin) sebanyak 4 kg tidak mencukupi.

Sementara air Sungai Indragiri semakin lama semakin meninggi, hingga merendam pemukiman rumah warga yang berdomisili dikawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Indragiri. Bantuan susulan yang pernah disebutkan oleh Tim Satlak PBPP Inhu waktu itu masih terus dinantikan. 

“Kita tidak mengaharpkan bantuan yang terlalu berlebihan. Cuma menuntut apa yang pernah dijanjikan oleh Satlak saat itu. Bantuan pihak lain memang ada dan bahkan jauh lebih banyak dan bermacam-macam ketimbang bantuan Pemda Inhu ke kita selama ini,” kata salah satu warga yang rumahnya masih terendam, Sabtu (8/12/2012). 

Warga mengaku enggan mengungsi ketempat lain, karena dikhawatirkan harta bendanya akan hilang dicuri orang. Sampai saat ini mereka masih menunggu rumahnya yang tergenang air. Untuk beraktivitas didalam rumah, mereka menggunkan papan dua keping. 

Sedangkan untuk keluar rumah, warga juga memasang titian yang terbuat dari papan. Sebab, kalau tidak mereka tidak bisa beraktivitas seperti biasa. Sedangkan untuk mengantisipasi air sungai masuk kedalam rumah, warga menggunakan papan dibagian belakang dan depan pintu rumah. (aun)