SELATPANJANG - Pemerintah Desa (Pemdes) Sendaur, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau sudah menjalankan program Santunan Anak Yatim di desanya selama 18 tahun.

Kegiatan dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Said Hasyim bersama Anggota DRPD Meranti Dapil 2 H Hata, Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan Arif, Kepala DLH Kepulauan Meranti Irmansyah, Kadis Kesra diwakili Sekcam Rangsang Pesisir Masnawi, Ketua Apdesi Meranti Mahadi Sip, Kades Sendaur Ardianto ST hI, dan beberapa kades yang ada di Rangsang Pesisir dan Rangsang Barat.

Dalam penyampaian Wakil Bupati Meranti Drs H Said Hasyim mengapresiasi terhadap Pemdes Sendaur Kecamatan Rangsang Pesisir yang telah lama menjalankan program Santunan Anak Yatim dan dai berharap kegiatan ini juga dilakukan Pemdes lainnya setiap tahun.

"Program ini sudah bagus dan perlu ditingkatkan lagi. Mari kita sisihkan rezki kita kepada orang yang membutuhkan seperti anak yatim, kita beri mereka maka amal ibadah kita insyaallah ditingkatkan, " kata Said Hasyim, Minggu (16/2/2020) saat menyampaikan sambutan.

Sementara itu, Kades Sendaur Ardianto ST. hI mengakui kalau kegiatan itu sudah berlangsung selama 18 tahun sejak dari desa Induk (Desa Melai, red) dan kami lanjutkan program tersebut hingga sekarang ini.

"Ada 22 anak yatim baik itu di desa Sendaur, maupun desa yang tercatat wajib menerima yang ada di Kecamatan Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir yang berlangsung di Dusun Parit Nibung Desa Sendaur," ujarnya.

Diakui Ardianto, sebelumnya pihak panitia yang diketuai oleh Panitia Santunan Anak Yatim Desa Sendaur Radhiah Spdi menjelang 10 hari menyambut hari H pihak panitia sudah menyebarkan surat pemberitahuan tentang akan diselenggarakan santunan Anak Yatim Di desanya.

"Alhamdulillah dari sumbangan Masyarakat, Masjid, Organisasi serta pihak pribadi terkumpul sebesar Rp 19.428.000. Dan dana tersebut akan disalurkan pada tahun yang akan datang dan sistem akan berkelanjutan. Insyaallah kegiatan yang meningkatkan ketaqwaan dan keimanan ini akan selalu berjalan setiap tahunnya. Dan kita berharap Pemerintah Kabupaten juga ikut mendorong kegiatan ini," ungkapnya.***