SELATPANJANG - Suasana ceria mewarnai lingkungan Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Selatpanjang di Kecamatan Tebing Tinggi pada Selasa (18/8/2026). Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita hadir langsung menemui para siswa berkebutuhan khusus sembari membawa sejumlah bantuan fasilitas pendukung belajar dan mobilitas.
Kedatangan pucuk pimpinan kepolisian di Kepulauan Meranti bersama Ketua Bhayangkari Cabang, Ny. Widya Gede Adi tersebut disambut langsung oleh Kepala SLB Negeri Selatpanjang, Ison Mirza beserta jajaran pendidik. Rombongan diajak berkeliling melihat kondisi ruang kelas dan proses belajar mengajar.
"Kami ingin hadir bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli dan memberikan dukungan kepada anak-anak serta para guru di SLB," tutur Gede Prasetia.
Bermain Bocce Bersama Siswa
Kunjungan ini tidak sekadar bersifat formalitas. Gede Prasetia beserta jajarannya ikut membaur dan berinteraksi dalam perlombaan olahraga Bocce bersama para siswa, termasuk anak-anak dengan down syndrome. Keterlibatan aparat kepolisian dalam kegiatan ini menciptakan suasana yang lebih santai dan humanis di lingkungan sekolah.
Pendekatan tersebut dilakukan untuk memberikan semangat tambahan kepada para peserta didik. Kedekatan yang terbangun diharapkan mampu menghilangkan jarak emosional antara institusi penegak hukum dengan anak-anak berkebutuhan khusus.
Selain berinteraksi secara personal, rombongan juga memberikan perhatian kepada para guru. Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti turut menyerahkan bingkisan sebagai bentuk apresiasi atas kesabaran dan dedikasi tenaga pendidik yang mendampingi para siswa setiap harinya.
Dukung Mobilitas dan Belajar Siswa
Dalam kesempatan yang sama, jajaran Polres Kepulauan Meranti menyalurkan bantuan berupa dua unit alat bantu dengar dan dua unit kursi roda. Fasilitas ini diserahkan langsung kepada siswa yang membutuhkan guna menunjang kelancaran aktivitas mereka di area sekolah.
"Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan membantu anak-anak dalam menjalani aktivitasnya, baik di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari," harap perwira menengah tersebut.
Kegiatan yang turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polres Kepulauan Meranti, Bhabinkamtibmas, serta Kepala Desa Banglas ini ditutup dengan sesi foto bersama. Kehadiran kepolisian di satuan pendidikan inklusif ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial terhadap kelompok rentan di wilayah hukum mereka.
"Kami berharap silaturahmi dan komunikasi seperti ini terus terjalin. Polri ingin menjadi sahabat bagi masyarakat dan hadir ketika masyarakat membutuhkan," pungkasnya. ***


