PEKANBARU – Anggota DPD RI, Intsiawati Ayus membagikan biskuit secara masif kepada balita dan ibu hamil di seluruh kabupaten kota di provinsi Riau. Pendistribusian total 6 ton biskuit, 4 ton di antaranya diperuntukkan bagi balita dan 2 ton sisanya bagi ibu-ibu hamil. Bantuan tersebut berasal dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

"Saya ini langsung turun ke lapangan jadi saya tahu persis bagaimana seorang ibu menangis karena tidak bisa memberikan makan kepada anaknya dikarenakan faktor ekonomi," ungkap Intsiawati Ayus kepada GoRiau.com, Selasa (9/5/2023).

Lebih lanjut, Ayus mengecam keras Dinas Kesehatan Provinsi Riau yang diketahuinya telah melakukan penyunatan dana stunting. "Hilang hati nurani dinas kesehatan ini," kata Intsiawati, menegaskan betapa mendalamnya keprihatinannya terhadap masalah ini.

Intsiawati berpendapat bahwa ada perbedaan signifikan antara mereka yang hanya bekerja di belakang meja dan mereka yang benar-benar turun ke lapangan.

"Mungkin mereka tidak merasa bersalah karena mereka tidak langsung terjun ke lapangan. Beda dengan saya yang terjun langsung sekaligus menyaksikan seorang ibu menangis sambil bercerita bahwa tidak dapat memenuhi kebutuhan makan anaknya," terang Intsiawati.

Intsiawati juga menyerukan agar APH (Aparat Penegak Hukum) segera menangani masalah penyunatan dana stunting ini dengan serius. Ia berharap agar tidak ada lagi ibu yang menangis karena tidak mampu memberi makan anaknya.

"Saya bawa biskuit untuk ibu dan balita dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk masyarakat Riau dan bukan proses yang mudah saya lalui. Tapi ini, Dinas Kesehatan, anggarannya sudah ada, tidak perlu lobi sana sini malah di sunat pula dana untuk mengatasi kelaparan. Bagaimana saya tidak kesal dibuatnya," tutur Intsiawati dengan nada kesal.

Intsiawati berjanji untuk terus berjuang demi kesejahteraan masyarakat Riau. "Sekali lagi saya tekankan kepada APH, serius menangani kasus ini. Kenapa saya baru angkat bicara sekarang? Karena saya menunggu bantuan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ini sampai Riau dulu, agar gak ada yang bilang Intsiawati Ayus ngomong aja pandainya tapi gak pernah berbuat," pungkas Intsiawati. ***