Rokan Hilir - Yayasan Sahabat Alam Rimba (SALAMBA) mengapresiasi kinerja Polda Riau dan Polisi Resort Rokan Hilir dalam upaya penyelamatan lingkungan dan hutan di Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Hal ini disampaikan Ketua Yayasan SALAMBA, Ganda Mora, Rabu (28/7/2021).

Ia menjelaskan, sampai saat ini deforestasi hutan masih terus terjadi. Padahal, sudah berlaku regulasi seperti UU No 41 tahun 1999 tentang kehutanan, dimana pelaku perambah hutan di berikan sanksi pidana maksimal 10 milyar rupiah dengan kurungan badan 10 Tahun.

"Maka itu, kita apresiasi Satuan Reskrim Polda Riau telah berhasil menangkap diduga puluhan kubik kayu olahan dari kawasan hutan. Kami meyakini bahwa komitmen dari Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi untuk menyelamatkan lingkungan di Riau sangat tegas dan terus menerus melakukan pencegahan perambahan hutan terutama pembalakan liar," ujar Ganda.

Ganda berharap dengan semakin banyaknya pelaku ilegal logging yang tertangkap, akan menimbulkan efek jera bagi pelaku lainnya. Sehingga, kerusakan hutan dapat diminimalisir dan dihentikan.

"Jadi lingkungan hidup juga tetap terjaga dan kerugian negara tidak berlanjut," pungkasnya. ***