JAKARTA - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengatakan pihaknya telah memotong gaji anggota DPR yang bernaung di partai yang dipimpinnya. Ia menyebut keputusan itu diambil demi membantu kepentingan kesehatan tim medis yang bekerja menaggulangi Covid-19.

Mardani juga mengklaim, hingga saat ini hanya fraksi dari partainya saja yang telah memberlakukan hal tersebut. Maka dari itu, ia berharap semua partai bisa mengikuti langkah yang ditempuhnya.

"Per hari ini ditambah arahan gaji Maret 2020 dipotong untuk sumbangan APD ke RS yang kekurangan (APD). PKS sementara ini. Semoga bisa seluruh DPR," kata Mardani, dikutip dari Tagar, Selasa (24/3/2020).

Terlepas dari hal itu, ia mendesak rapid test Covid-19 yang dikhusukan untuk anggota DPR beserta keluarganya agar dibatalkan. Sebab, lanjut dia, pemeriksaan corona seharusnya difokuskan kepada masyarakat yang diduga telah terinfeksi virus tersebut.

Menurutnya, sosok yang seharusnya menjadi prioritas untuk pengecekan Covid-19 adalah tim medis dan masyarakat.

"Pandangan saya, prioritaskan mereka yang perlu. Mereka yang di hot zone prioritas duluan," ujarnya.

Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah RI untuk penanganan Corona (Covid-19) Achmad Yurianto telah menyebutkan ada dua sosok yang menjadi prioritas untuk mengikuti tes cepat (rapid test) Covid-19 yaitu orang yang kontak dekat kasus positif yang sudah terkonfirmasi atau sudah dirawat di rumah sakit, atau yang diisolasi di rumah dan semua tenaga kesehatan yang terkait dengan layanan terhadap pasien Covid-19.***