SELATPANJANG, GORIAU.COM – PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) memulai safari ramadan 1435 H tahun 2014 ini di sejumlah desa di Pulau Padang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Dalam safari ini pula, perusahaan kertas itu juga menyantuni kaum duafa dan menyalurkan beberapa bantuan lainnya.


Kegiatan silaturahim pertama kali di Masjid Muhajirin, Desa Bandul, Senin (30/6/2014) dan dilanjutkan di Masjid Raya Desa Putri Puyu, Selasa (1/7/2014).
Stakeholder Relations (SHR) Head RAPP untuk Kabupaten Kepulauan Meranti, Samanhadi Arifin, mengatakan kegiatan safari dan berbuka puasa bersama ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahim dengan masyarakat di desa-desa sekitar wilayah operasional perusahaan.
Kata Samanhadi pula, dalam safari ramadan kali ini, RAPP memberikan santunan kepada 515 kaum dhuafa yang berada di 20 desa di Pulau Padang. Selain itu, juga disalurkan bantuan bagi masjid-masjid, sebanyak 10 Al-Qur'an, dan 40 sajadah panjang. Sementara itu, di Desa Putri Puyu, ditambahkan Samanhadi, pihaknya juga memberikan 300 sarung yang bekerjasama dengan Pemkab Kepulauan Meranti.
"Memang kita menjadwalkan pertama kali bersafari ramadhan ke Pulau Padang, karena RAPP adalah bagian dari masyarakat. Kita juga berkolaborasi dengan Pemkab, dimana kesempatan ini Bupati juga turut bersamaan agendanya di tengah masyarakat sekaligus penyerahan santunan kepada anak yatim dan fakir miskin serta masjid yang ada di desa-desa sekitar," kata Samanhadi, yang dihubungi Jumat (4/7/2014) sepulang dari menghadiri safari perdana di Pulau Padang.
Turut hadir dalam kesempatan safari ramadhan perdana tersebut, forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompinda) Kabupaten Kepulauan Meranti, Estate Manager RAPP Pulau Padang, Marzum, beserta sejumlah tim lainnya.
Sebagaimana diketahui, RAPP secara resmi melepas tim safari ramadan 1435 H ke 5 Kabupaten di Riau, yang akan bersilaturahim dengan segenap unsur masyarakat, pemerintah, media, LSM, dan civitas akademika kampus di Riau selama 24 hari di bulan puasa ini.
Koordinator Tim Safari Ramadhan RAPP 1435 H, Djarot Handoko mengatakan tim safari ini akan turun ke 165 desa, dengan menyantuni sebanyak 3.160 kaum dhuafa yang tinggal di 5 Kabupaten, di sekitar wilayah operasional perusahaan.
"Tim safari ini akan berkeliling desa, dan tentu membutuhkan tenaga ekstra, karena kemungkinan pulang ke rumah, pada waktu sahur. Jadi kita berpesan agar tetap menjaga kondisi badan, menjaga puasanya dan sehat kembali pulang kem rumah," pungkasnya.(zal)