PEKANBARU, GORIAU.COM - Seorang anak dibawah umur, penjaga usaha biliar di jalan Lintas Timur KM 16, desa Danau Rambai kecamatan Batang Gangsal Inhu, jadi korban perkosaan, Rabu (10/6/2015) dinihari tadi. Sadisnya pelaku menggagahi korban dibawah pengaruh minuman tuak yang ia konsumsi sebelumnya.

Malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih. Itulah nasib Bunga (16), penjaga usaha biliar di jalan Lintas Timur kecamatan Batang Gangsal Inhu. Korban diancam dan diperkosa oleh seorang pria mabuk bernama ES (21), warga desa Talang Lakat kecamatan Batang Gangsal Inhu.

Informasi yang dihimpun GoRiau.com di Mapolda, Rabu (10/6/2015), saat kejadian pelaku dan kawan-kawannya sempat bermain biliar di kedai tempat korban bekerja. Setelah tutup, mereka kemudian bergeser ke warung tuak yang berada persis disebelahnya.

Entah apa yang ada didalam fikiran ES, bukannya pulang, ES yang mabuk berat malah mencongkel jendela kamar tempat korban tidur. Setelahnya dia pun masuk dan langsung berusaha memperkosa Bunga, hingga ia terbangun. Walau sempat melawan, Bunga akhirnya hanya bisa pasrah lantaran kalah tenaga dan dibawah ancaman si pelaku.

"Kasus pemerkosaan ini terjadi Rabu dinihari tadi, sekitar pukul 04.00 WIB. Korban takut melawan karena diancam pelaku yang dalam keadaan mabuk. Setelahnya, pelaku langsung kabur melalui jendela yang sebelumnya sudah dicongkel," ujar Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo Sik, Rabu siang.

Usai diperkosa, korban lalu menceritakan kasus ini kepada pemilik usaha. Setelahnya Bunga dengan didampingi pemilik warung kemudian melaporkan kasus itu ke Mapolsek Batang Gangsal, Rabu pagi tadi, sekitar pukul 08.30 WIB.

"Beberapa jam usai kejadian, anggota akhirnya berhasil menangkap pelaku di rumahnya dan membawa yang bersangkutan ke Mapolsek untuk menjalani proses pemeriksaan," tukas Guntur. (had)