
DURI - Terkait adanya 23KK (Kepala Keluarga) di Desa Bumbung, Kecamatan Mandau, Bengkalis Riau yang terkena musibah banjir pasca curah hujan yang tinggi sebulan terakhir ini, Dinas Sosial Bengkalis dan Dinas Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis langsung merespon cepat dengan menurunkan bantuan.
Adapun bantuan yang diberikan berupa sembako, pakaian layak pakai, tenda, selimut, serta kebutuhan sehari-hari seratusan jiwa yang terpaksa mengungsi jauh dari lokasi tempat tinggalnya.
Secara simbolis bantuan itu diserahkan langsung oleh Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, Ketua TP PKK Bengkalis, Kasmarni, Camat Mandau Djoko Edy Imhar, Ketua TP PKK Mandau Dwi Djoko.
Hadir juga Kepala Dinas Penanggulangan Bencana Daerah (DPBD) Muhammad Djalal, Kepala Dinas Sosial Darmawi, Kepala Dinas Kesehatan Muhammad Sukri, Plt Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Balitbang, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga serta sejumlah SOPD lainnya di wilayah Kabupaten Bengkalis.
Menurut keterangan Kepala UPT Dinas Sosial, Tengku Farida, bantuan yang diberikan pemerintah Bengkalis melalui Dinas Sosial dan Dinas Penanggulangan Bencana Daerah ini sangat dibutuhkan masyarakat Desa Bumbung.
"Bantuan diserahkan kepada masing-masing kepala keluarga. Pasca musim hujan belakangan ini, sudah dua Desa di Mandau yang mendapat musibah banjir dan juga sudah diberikan bantuan tanggap darurat dari dua instansi ini," terang Tengku Farida kepada GoRiau.com (GoNews Grup).
Bupati Bengkalis, Amril Mukminin dalam kesempatan itu menyebutkan rasa prihatinnya atas musibah yang menimpa warga Desa Bumbung tersebut.
"Hari ini sudah diresmikan Kecamatan baru. Desa Bumbung ini akan masuk dengan Kecamatan Bathin Solapan, begitu juga dengan Desa lainnya di Mandau kecuali Desa Harapan Baru," kata Bupati.
"Segala urusan administrasi bapak dan ibuk akan dipermudah dengan kantor Kecamatan yang sudah tidak lagi jauh. Selain itu juga sebelum Kecamatan Batin Solapan ini berjalan, pemerintah akan menertibkan soal batas wilayah," tuturnya lagi.
Bupati juga menghimbau kepada masyarakat Desa Bumbum agar tidak melakukan bakar hutan dan lahan. Karena selain berpengaruh pada kesehatan, masyarakat juga akan bersangkutan dengan hukum. *** #Klik di Sini Baca Berita BENGKALIS