PEKANBARU, GORIAU.COM - Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Riau, hingga Senin sore (26/10/2015) lumpuh total. Kondisi demikian membuat Riau menjadi daerah 'terisolir'. Pasalnya tidak ada satu pun pesawat yang berani terbang atau mendarat, akibat kondisi asap yang kian pekat.

Airport Duty Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Ibnu Hasan, Senin sore menjelaskan, bahwa dari 76 rencana penerbangan hari ini sudah sepenuhnya dibatalkan. Padahal awalnya direncanakan akan ada 20 penerbangan yang on scedule. Namun karena asap masih menyelimuti runway bandara, tak pelak, semuanya (yang on scedule,red) ikut-ikutan dibatalkan.

"Tidak ada satu pun pesawat yang bisa menembus langit Riau lantaran pekatnya kabut asap," ungkap Ibnu kepada GoRiau.com di Pekanbaru.

Jarak pandang yang sangat pendek, praktis menganggu penglihatan pilot di landasan pacu, sehingga tidak memungkinkan terjadinya aktivitas penerbangan, dan sangat beresiko bila dipaksakan mendarat ataupun terbang. "Jarak pandang hanya berkisar 700 meter hingga 800 meter, dan tidak ada tanda-tanda akan membaik," ucapnya.

Tidak hanya perkara bandara lumpuh, bahkan kondisi pendidikan di Pekanbaru juga dapat dikatakan lumpuh. Anak-anak terpaksa diliburkan saat kabut asap pekat. Kondisi ini diperburuk dengan seringnya pemadaman oleh PLN, bahkan rutin dua kali sehari, dengan durasi dua jam. (rat)