
PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau menyatakan sepenuhnya siap membangun Sekolah Rakyat terpadu di Pasir Putih, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar. Sekolah berbasis asrama ini dirancang menampung siswa dari seluruh kabupaten/kota di Riau, khususnya anak-anak dari keluarga tidak mampu.
Gubernur Riau Abdul Wahid memastikan seluruh persiapan teknis sudah selesai, termasuk lahan seluas 12,8 hektar milik pemerintah provinsi yang telah bersertifikat.
“Resminya nanti kita bangun di Jalan Pasir Putih, di sana ada tanah Pemprov. Kemarin masih terkendala kekurangan sertifikat, saya sudah koordinasi dengan Kepala BPN dan sudah selesai. Sudah selesai semalam, sudah diantar dan sudah diterima. Insya Allah dibangun di sana yang lebih baik, lebih besar, dan bisa menampung banyak siswa,” ujarnya usai meresmikan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 31 di Asrama Haji Riau, Jumat (15/8/2025).
Wahid menegaskan, Pemprov Riau akan menyediakan fasilitas termasuk sarana dan prasarana, sementara Kementerian Sosial dan Kementerian Pekerjaan Umum akan menangani pembangunan.
“Karena ini sekolah rakyat berasrama, mata pelajarannya sama, mungkin cara mendidiknya yang berbeda. Tentu banyak kegiatan, jangan hanya seremonial, tetapi bisa membangkitkan semangat anak-anak, meningkatkan kedisiplinan, dan pengetahuan mereka,” katanya.
Ia juga menyampaikan, sekolah rakyat tingkat provinsi ini diharapkan dapat diperluas ke kabupaten/kota lain. “Kabupaten lain-lain mungkin tahun depan, karena mereka sedang menyiapkan. Ini kan hanya 100 sekolah yang dikebut karena waktunya sangat mepet. Jadi asrama haji ini kita gunakan sementara karena ini lahan yang ada dari Pemprov,” ucapnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau, Zulfadli, menambahkan bahwa pembangunan sekolah rakyat permanen di Pasir Putih sepenuhnya dibiayai Kementerian Sosial. Pembangunan akan terintegrasi untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, lengkap dengan lapangan olahraga dan asrama.
“Sekolah rakyat provinsi akan merekrut siswa dari seluruh kabupaten/kota di Riau, sedangkan yang dikelola kabupaten/kota hanya menampung siswa dari daerahnya masing-masing. Total saat ini ada 9 rombongan belajar untuk SMP dan SMA, sementara untuk SD masih menjadi pekerjaan rumah kita,” ujarnya akhir Juli lalu.
Riau termasuk salah satu dari 10 provinsi yang memperoleh alokasi tahap 1B dari Kementerian Sosial untuk pendirian sekolah rakyat jenjang SMA. Pembangunan fisik di Pasir Putih diharapkan selesai akhir tahun ini atau paling lambat tahun depan. ***