BENGKALIS- Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Perikanan Kabupaten Bengkalis, mengikuti rapat koordinasi kegiatan Revitalisasi Kawasan Pesisir di KKP RI Jakarta, Senin (16/1/2017).

Kepala Dinas Perikanan Bengkalis diwakili Kepala Bidang Pemberdayaan Perikanan Muchlizar mengatakan, alhamdulillah usulan proposal program kegiatan rehabilitasi dan konservasi lingkungan pesisir yang diajukan tahun 2015 mendapat tanggapan positif dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, yang rencananya akan dilaksanakan pembangunan sabuk pengaman pantai oleh KKP di Bengkalis.

"Kegiatan ini sebagai langkah kongkrit untuk menanggulangi abrasi yang terjadi di Kabupaten Bengkalis dan 3 kabupaten lainnya di Indonesia dengan sistem/model ini pada tahun 2017," terang pria yang akrab disapa Mong.

Lanjut Mong, konstruksi yang akan dibangun memang belum dapat menanggulangi secara keseluruhan panjang garis pantai yang mengalami abrasi di wilayah Kabupaten Bengkalis (Pulau Bengkalis dan Pulau Rupat, ditambah Pesisir Kecamatan Bukit Batu) yang dari observasi melalui kegiatan RKLKP secara berkesinambungan dilakukan DKP Bengkalis Sejak Tahun 2011silam.

"Panjang garis pantai yang perlu dilakukan rehabilitasi sekitar 40 KM dan untuk tahun anggaran 2017 sabuk pantai yang akan dibangun oleh KKP untuk Kabupaten Bengklis sekitar 2,5 KM,'' ujar Mong.

Mong menambahkan, ada catatan atau poin yang menjadi perhatian pada rakor ini, yakni selain koordinasi kelembagaan secara vertikal pusat, provinsi dan daerah, juga diperlukan koordinasi yang baik antar sopd teknis di daerah (kabupaten) terutama dengan instansi - instansi yang secara teknis melaksanakan program kegiatan yang sama.

''Selajutnya kita akan melakukan koordinasi dengan Dinas PU dan Bappeda semoga kegiatan yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat untuk Bengkalis,'' harapnya.*** #BENGKALIS