TELUKKUANTAN – Niat hati ingin sembuh dari penyakit, seorang remaja di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, menjadi korban rudapaksa yang dilakukan sang dukun. Tak terima kesucian anaknya dinodai sang dukun, orangtua melapor ke polisi.

Berdasarkan informasi yang dirangkum GoRiau.com, remaja putri yang masih berusia 16 tahun sering kesurupan. Informasi itu dimanfaatkan oleh sang dukun berinisial As yang sudah berumur 57 tahun. Ia mengaku bisa mengobati penyakit tersebut.

Tepat pada 16 Agustus 2022, sekitar pukul 19.00 WIB, di sebuah pondok kebun yang terletak di Kecamatan Logastanahdarat, korban mendatangi sang dukun.

Saat itu juga, sang dukun beraksi. Ia menghipnotis korban diiringi bujuk rayu sampai pemaksaan.  Akhirnya sang dukun menodai kesucian sang remaja.

Setelah itu, korban pulang ke rumah yang berjarak 2 KM dari gubuk sang dukun. Ia menangis sejadi-jadinya. Menceritakan apa yang baru saja dialaminya kepada keluarga.

Tak terima dengan anaknya dinodai, orangtua mencari pelaku dan membawanya ke Polsek Logastanahdarat.

Mengenai hal ini, Kapolres Kuansing AKBP Rendra Oktha Dinata melalui Kasat Reskrim, AKP Linter Sihaloho membenarkan adanya pengungkapan dukun cabul.

"Sekarang pelaku ditahan di Polsek Logas Tanah Darat," ujar Linter kepada GoRiau.com, Kamis (18/8/2022) di Telukkuantan.

Saat ini, Polres Kuansing bersama jajaran terus melakukan penyelidikan dan penyidikan.***