PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Sedikitnya 212 anggota Polres Pelalawan dipersiapkan untuk menghadapi rencana pemerintah dalam menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dalam waktu dekat.
Dari jumlah 212 personil itu, terdiri dari 132 anggota Polres Pelalawan dan 80 anggota Polsek. Mereka ini yang melakukan patroli Renpam di sejumlah SPBU yang ada di Kabupaten Pelalawan.
"Dalam pengamanan ini, ada SPBU yang menjadi prioritas yakni di Pangkalan Kerinci, Pangkalan Kuras, Ukui dan Pangkalan Lesung," kata Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Aryo Tejo SiK pada sejumlah media di Pangkalan Kerinci, Selasa (18/6/2013).
Kapolres mengatakan bahwa sampai saat ini, ada sepuluh (10) SPBU di Pelalawan yang difokuskan untuk pengamanan, dimana dalam setiap SPBU telah disiagakan 2 anggota Polisi.
"Kami, sudah dua (2) hari lalu melakukan pengamanan di 10 SPBU berjalan. Sampai saat ini, alhamdulillah, situasi aman dan terkendali tanpa ada kendala yang berarti," tandasnya.
Selain itu, sambungnya, untuk terciptanya Kamtibmas guna mencegah dan mengantisipasi terjadinya demo atau antrian panjang dan hal-hal lainnya, Polres Pelalawan telah menyiagakan 1 pleton dalmas inti dan 1 pleton dalmas cadangan.
"Meski hingga saat ini kondisinya aman dan terkendali Kita telah mempersiapkan berbagai persiapan terutama terkait pengamanan sehingga kemanan ketertiban masyarakat berjalan sebagaimana mestinya," ungkapnya.
Ditambahkannya, pihaknya juga menghimbau kepada pengelola SPBU diharapkan untuk mengikuti aturan main. Untuk pembelian BBM dengan menggunakan jerigen akan dibatasi dan pembelian BBM dalam jumlah besar harus menunjukkan surat resmi dari Disperindag atau Dinas terkait.(ilm)