PEKANBARU, GORIAU.COM—PT. Riau Andalan Pulp and Paper menjalin silaturahmi dengan civitas akademika Universitas Islam Riau (UIR). Silaturahmi ini dikemas dalam buka puasa bersama, Selasa (8/7/2014) di Masjid Al-Munawwaroh, Kampus UIR.



Dalam kesempatan ini, manajemen PT RAPP diwakili oleh Campus Relations Head PT RAPP, Samsuriya M Hasyim, Direktur CD, Lukman dan Advisor Fakrunnas MA Jabbar.

Kedatangan PT RAPP ke Kampus UIR disambut langsung oleh Rektor, Prof. Dr. H. Detri Karya, SE, MA didampingi Wakil Rektor I Dr. Nurman, S.Sos, MSi, Wakil Rektor II Ir. Asrol, M.Ec, Wakil Rektor III H. Abdullah Sulaiman, SH, M.Hum.

Campus Relations Head PT RAPP, Samsuriya M Hasyim mengatakan, buka puasa bersama dengan civitas akademika UIR merupakan yang pertama di tahun 2014. "Ini yang pertama kita laksanakan sebagai wujud kepedulian terhadap dunia kampus," katanya.

"Setelah ini, masih ada empat perguruan tinggi lagi yang akan kita kunjungi, yakni UIN, UR, UMRI dan Unilak," sambung Samsuriya.

Sedangkan, Fakrunnas dalam sambutannya mengatakan silaturahmi sangat penting, mengingat manusia tidak bisa hidup tanpa adanya orang lain. Begitu juga dengan sebuah perusahaan. "Kalau perusahaan memutus tali silaturahmi dengan masyarakat, maka kiamatlah perusahaan tersebut," ujarnya.

Dikatakan Fakhrunnas, buka puasa bersama antara PT RAPP dan civitas akademika UIR selalu dilakukan setiap tahunnya. Hal ini, lanjutnya, menandakan pentingnya universitas bagi PT RAPP.

"Dari pertemuan-pertemuan seperti ini, sangat banyak ide-de yang bisa kita realisasikan, pastinya menguntungkan pihak UIR," tegas Fakhrunnas.

Senada dengan Fakhrunnas, Direktur CD Lukman mengatakan antara perusahaan dan universitas di Riau perlu ada hubungan yang erat. Dari hubungan ini, akan melahirkan pemikiran baru. "Mungkin mereka punya saran untuk kita dan pastinya, RAPP membutuhkan output dari UIR," ujarnya.

Dikatakan Lukman, saat ini sangat banyak SDM yang bekerja di RAPP berasal dari luar. Oleh karena itu, ia menantang UIR untuk menciptakan lulusan-lulusan yang handal. Dengan harapan, kelak PT RAPP diisi oleh putra daerah.

"Saya menawarkan, bagaimana perusahaan yang besar diisi oleh putra tempatan dan mereka itu lulusan dari Kampus ini," katanya. Ia berpendapat, putra tempatan jauh lebih ikhlas dalam bekerja dibandingkan orang lain. "Mudah-mudahan, kita tidak menjadi tamu di negri sendiri," tambahnya.

"Untuk itu, saya berharap pertemuan kita tidak hanya sebatas seremonial seperti ini saja. Tapi, ada yang harus dikonkritkan," lanjut Lukman.

Lukman mengatakan, saat ini karakter mahasiswa sangat jauh dari dunia kerja. Sehingga, setelah tamat dari kampus, mereka tidak siap untuk menghadapi dunia kerja. "Karena itu, kami siap membantu keluar dari keterbatasan karakter ini," katanya.

"Tentunya melalui kerjasama program-progman magang di RAPP dan ini jelas menguntungkan kedua belah pihak," kata Lukman.

"Perguruan tinggi harus mampu mencetak tenaga terampil dan hasil produksinya bisa nyambung dengan kebutuhan perusahaan," tambah Lukman.

Sementara itu, Rektor UIR, Detri Karya mengapresiasi niat baik yang disampaikan manajemen RAPP. Ia pun berharap silahturahmi tidak berakhir sebatas seremonial.

"Saya kok ditantang, yang menantang adek saya pula tu. Oke, saya menunggu telpon dari Pak Lukman, kapan kita bicarakan. Siapa takut," ucap Detri dihadapan civitas akademika UIR. Tantangan itu, lanjut Detri, PT RAPP memiliki kepedulian terhadap dunia kampus.

"Dan ternyata, dalam setiap pertemuan selalu ada kemajuan yang dicapai," katanya.

Dikatakan Detri, UIR memiliki sembilan fakultas dan ia mengakui ada beberapa jurusan yang mungkin belum sesuai dengan keinginan perusahaan. Walau demikian, pihaknya sedang mempersiapkan kurikulum baru yang dinilai lebih relevan dunia kerja.

Selain itu, Detri juga menyampaikan UIR masih kekurangan tenaga dosen sekitar 700 orang. Jika tenaga dosen sebanyak itu direkrut, pihak UIR tidak sanggup membayar. Untuk itu, Detri berharap PT RAPP mengirim praktisi-praktisi untuk menjadi dosen di UIR.

"Gajinya tetap dari RAPP dan kalau uang transpor-nya tak masalah dari kami," ucap Detri.

Menanggapi hal itu, Direktur CD RAPP berjanji akan membawa persoalan ke jajaran manajemen. "Ini butuh pendalaman lagi," katanya.

"Ini sangat bagus, ketika praktisi mengajar, tentu akan ada motivasi sendiri bagi mahasiswa," ulasnya.(san)