
RENGAT, GORIAU.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) taja pelatihan jurnalistik terhadap pelajar dan guru SMKN 1 Rengat. Pelatihan tersebut diikuti 61 peserta, Sabtu (27/9/2-014).
Hadir dalam kegiatan ini Kepsek SMKN 1 Rengat, Drs Adi Mirwan, Guru BK, Arifin Thalib S.Sos, dan sejumlah majelis guru. Sedangkan pembicara dalam kegiatan tersebut yaitu, Ketua PWI- Perwakilan Inhu Zulpen Zuhri, SE, Penasehat Drs.Dasmun Ahmad, dan Seksi Bidang Hukum Eka Buana Putra,SH.Ketua pelaksana Zulpen Zuhri mengatakan, pelatihan ini hendaknya dapat memberikan wawasan kepada pelajar terkait tugas wartawan dan jurnalistik, sehingga suatu saat nanti akan muncul banyak jurnalis - jurnalis muda dari daerah ini.Selain itu sebutnya, diharapkan juga melalui kegiatan ini para peserta bisa aktif dalam menulis sebuah karya tulis yang nantinya bisa dijadikan majalah dinding (Mading) sebagai salah satu media disekolah, sebutnya.Dalam pada itu, Dasmun Ahmad selaku nara sumber dalam pada kegiatan itu menjelaskan tentang beberapa hal terkait dengan kerja wartawan. Menjadi wartawan adalah pilihan hidup. Oleh sebab itu harus dijalani dengan sungguh-sungguh.Sebagai wartawan sebutnya, harus mematuhi Kode Etik Jurnalistik Wartawan Indonesia (KEWI). Sedangkan landasan hukum wartawan dalam menjalankan profesi adalah UU nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Salah satu diantaranya mengedepankan berita berimbang dan sesuai dengan fakta yang terjadi. Menurutnya, setiap berita apalagi yang berkaitan dengan nama baik seseorang harus dilakukan konfirmasi.Sementara itu, Eka Buana Putra,SH dalam pemaparanya menjelaskan tentang pengelolaan majalah dinding (Mading) disekalah. Beberapa cara yang perlu dilakukan agar mading bisa berjalan dan terbit secara rutin. Pengelolaan Mading harus profesional, tidak bisa asal-asalan, sebutnya.Untuk menghasilkan Mading yang berkualitas, pengelola Mading harus mengerti tentang jurnalistik, jika pengurus tidak menguasai ilmu tentang itu, maka Mading tidak akan menarik dan hanya menjadi pajangan dan asal tempel saja, sebut Eka memotifasi peserta. "Dengan dermikian, saya berharap setelah pelatihan ini, kedepan SMKN 1 Rengat bisa mengelola Mading dengan baik. Karena Mading juga bisa menghasilkan uang, asal tahu caranya", tandasnya. Sebelumnya, Kepsek SMKN 1 Rengat Drs Adi Mirwan dalam sambutannya mengucapkan terimah kasih kepada PWI Inhu yang sudah bersedia memberikan ilmu tentang jurnalistik di sekolah yang dia pimpin itu.Ia berharap, setelah perlatihan ini peserta memiliki keterampilan untuk menulis. Baik penulisan artikel, penulisan berita, atau penulisan Cerpen. Apa lagi bisa mencul di media massa dengan membawa nama siswa dan sekolah, sebutnya."Kita harapkan kegiatan ini bukan hanya sekali ini saja, melainkan berkesinambungan. Maka dari itu, hendaknya hubungan baik ini bisa terus terjalin, sehingga membawa kemajuan untuk sekolah", tukasnya.(jef)