
TELUK KUANTAN, GORIAU.COM - Masyarakat Desa Petai Kecamatan Singingi Hilir, Kuantan Singingi (Kuansing) mengeluhkan hancurnya jalan di desa tersebut, karena dilalui mobil CPO milik PT Wanasari Nusantara.
Menurut Presno, salah seorang warga Petai, sudah banyak jalan kabupaten di desanya yang hancur karena PT Wanasari.
"Bagaimana tidak, jalan ini hanya mampu menahan mobil dengan tonase 4 ton, sekarang yang lewat mencapai belasan ton," ujar Presno.
Jalan yang berada di Desa Petai tersebut baru dibangun oleh Pemkab Kuansing pada tahun 2014 silam. Meski baru, lanjut Presno, sudah banyak yang berlobang karena dilalui truk CPO milik PT Wanasari.
"Padahal, masyarakat Petai sudah melarang mereka untuk lewat di jalan ini, tapi tetap saja lewat," katanya. Kondisi yang parah tersebut, sangat membahayakan masyarakat setempat dan pengguna jalan lainnya.
"Kemaren ada masyarakat yang jadi jatuh karena masuk lobang di jalan yang hancur tersebut. Oleh sebab itu, kita berharap pemerintah menindak tegas PT Wanasari," pungkasnya.
Sementara itu, Humas PT Wanasari Nurhendro belum bisa dimintai keterangan terkait keluhan masyarakat dan rusaknya jalan di Desa Petai.(***)