PEKANBARU, GORIAU.COM - Program Kamis Bersih Tanpa Polusi atau Kasih Papa yang diluncurkan Walikota Pekanbaru bulan November 2014 lalu, hari ini hanya tinggal slogan. Suasana sesak oleh kendaraan pribadi dan kendaraan dinas memadati areal belakang kantor Walikota hingga ke Dinas Tata Ruang dan Bangunan.

Sebelumnya, gerakan Kamis Tanpa Polusi, menurut Walikota Dr. H Firdaus ST MT, sebagai langkah Pemko untuk menjadikan Pekanbaru sebagai kota yang asri dan bebas asap, dimana setiap PNS dan pejabat Pemko dilarang membawa kendaraan pribadi maupun kendaraan dinas. Namun apa yang menjadi cita-cita Walikota, tidak terlalu diindahkan."Bagi yang melanggar tentu ada sanksinya, kita akan berlakukan disiplin PNS. Karena PNS sebagai pioner di masyarakat harus bisa menjadi contoh dan panutan di masyarakat," ucap Walikota saat melaunching program tersebut.Kepala Bagian Humas Pemko Pekanbaru Alek Kurniawan menyebutkan, seharusnya himbauan Walikota disikapi oleh seluruh jajaran."Bapak Walikota meminta kepada Kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) tetap komit dan konsisten menerapkan himbauan Wako bagi karyawan dan karyawati," sebut Alek, Kamis (9/7/2015).Alek mengaku Walikota telah memerintahkan untuk mendata seluruh kendaraan dinas yang ada di dalam dan luar pagar Kantor Walikota, terutama kendaraan yang berada di sekitar Dinas Tata Ruang dan Bangunan. Walikota menurutnya telah menyaksikan sendiri keberadaan kendaraan saat melakukan perjalanan menggunakan angkutan oplet tadi pagi. (rul)