
PEKANBARU, GORIAU.COM - Sebanyak 2.192 personil kepolisian daerah (Polda) Riau dan jajaran, dibantu 1.575 personil dari instansi terkait lainnya dikerahkan dalam operasi kepolisian terpusat bersandi Operasi Ketupat Siak 2015, saat pelaksanaan mudik nanti. Mereka diposisikan di 52 posko pengamanan dan 30 posko pelayanan diseluruh lokasi di Riau.
Demikian dikatakan Kapolda Riau, Brigjen Dolly Bambang Hermawan, usai memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Siak 2015, Kamis (8/7/2015) pagi, di lapangan SPN Pekanbaru. "Operasi ini dilaksanakan selama 16 hari, mulai 10 Juli sampai 25 Juli 2015. Tujuan kita guna menjamin rasa aman, menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif, dan meminimalisir kecelakaan," sebut orang nomor satu di Kepolisian Riau ini.
Sasaran pengamanan, sambungnya, dibagi dalam tiga kategori, diantaranya Potensi Gangguan (PG), Ambang Gangguan (AG), dan Gangguan Nyata (GN). "Termasuk target lainnya seperti orang, benda, lokasi, tempat kejadian dan sebagainya. Dengan pengamanan terbuka oleh polisi berseragam, dan pengamanan tertutup oleh reserse dan intelijen," tegas Dolly.
Selain itu, ribuan personil ini juga ditempatkan di daerah rawan kemacetan, kecelakaan dan kejahatan, pengamanan di sarana ibadah, pelabuhan, terminal dan bandara, yang jadi titik padat masyarakat dalam melaksanakan kegiatan mudik mendatang.
Pada gelar pasukan ini, ikutserta pula personil TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Satpol PP, dinas kesehatan, Jasaraharja dan sebagainya. Dalam kesempatan ini, Kapolda Riau dan jajaran juga sempat memantau kesiapan alat, senjata dan unit yang nantinya dikerahkan untuk Operasi Ketupat tersebut. (had)