PEKANBARU GORIAU.COM - Kepala Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas Sumbagut, Hanif Rusjdi membuka Sosialisasi Kegiatan Usaha Hulu Migas untuk media di Riau di Hotel Arya Duta, Kamis (6/11/2014). Acara yang ditaja SKK migas ini akan berlangsung dua hari yang diakhiri dengan press tour ke EMP.

Dalam sambutannya, Hanif menyampaikan sejumlah kendala dalam industri hulu migas. "Kendala tersebut diantaranya karena faktor menurunya produksi, regulasi dan sulitnya mencari sumber minyak baru," kata Hanif.

Dijelaskannya, penurunan produksi alami migas juga terus terjadi 10-12 persen. SKK Migas berusaha untuk menekan penurunan produksi alami 0-3 persen.

"Kesulitan perizinan, kepastian hukum hulu Migas, penurunan produksi alami dan pencurian minyak mentah sangat mengganggu produksi Migas saat ini. Dari target 1.010.000 barel per hari yang ditetapkan berdasarkan Inpres yang dikeluarkan Tahun 2012, kita baru bisa memproduksi minyak sekitar 800 ribu barel minyak per hari," tandas Hanif. (wdu)