PEKANBARU - Kepolisian Resor (Polres) Rohil, Provinsi Riau, berhasil meringkus Rj, anak yang diduga menggorok leher ayahnya hingga tewas bersimbah darah di dalam kamar, 15 Desember 2016 kemarin. Pelaku ditangkap polisi di Provinsi Sumut.

Kapolres Rohil, AKBP Hendri Posma Lubis yang dihubungi GoRiau.com, Rabu (21/12/2016) pagi, membenarkan soal ditangkapnya remaja berumur 20 tahun tersebut, yang tak lain anak kandung dari korban, Kamaludin, alias Kamal. "Dia kita tangkap di daerah Labura, Sumut," sebut Hendri.

Kepada polisi Rj mengaku nekat membunuh bapaknya (Kamal) karena kesal sering dimarahi. Puncaknya ketika Rj ditegur ketika tengah asyik minum tuak di rumahnya, malam sebelum aksi pembunuhan terjadi. "Dia tersinggung, dan merencanakan pembunuhan," kata Kapolres Rohil.

Atas perbuatannya, Rj pun dijebloskan ke sel Mapolsek Bangko, Kabupaten Rohil, dan terancam diganjar hukuman berat atas perbuatan kejinya itu. Aparat berwajib juga menyita sebilah parang yang dipakai pelaku buat menggorok leher ayahnya Kamal saat tengah terlelap tidur.

Baca Juga: Seorang Anak di Rohil Gorok Leher Ayahnya Hingga Tewas, Istri Histeris Temukan Suaminya Bersimbah Darah di Kamar

Diberitakan sebelumnya, Kamal ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar oleh istrinya, Jumat (16/12/2016) dini hari lalu. Pria 46 tahun itu tewas dengan luka menganga bekas gorokan di leher. Peristiwa itu sempat membuat warga Jalan Makmur, Kelurahan Bagan Jawa, Kecamatan Bangko, Rohil geger.

Sebelum mendapati sang suami dalam kondisi tak bernyawa, Kamal dan Rj sempat terlihat minum tuak di ruang tamu rumah mereka. Ketika itu sang istri sempat menegur mereka. Teguran ini lah yang membuat Rj dendam, lalu melampiaskannya dengan membunuh bapaknya sendiri. ***