SELATPANJANG, GORIAU.COM - Pihak Kepolisian mengaku telah mengantongi identitas pelaku pencurian di pemondokan kafilah Kecamatan Merbau dan pemondokan kafilah Kecamatan Tebingtinggi Timur saat mengikuti MTQ Vl tingkat Kabupaten Kepulauan Meranti di Desa Bantar Kecamatan Rangsang Barat, Riau.


Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, melalui kasat reskrim AKP Antoni L Gaol SH MH, ketika ditemui di ruangannya, Senin (17/11/2014).
Kata Antoni, mereka telah mengantongi identitas pelaku pencurian di pemondokan yang menyebabkan kafilah dua kecamatan itu mengalami kerugian. Hanya saja, yang diduga melakukan tindakan kejahatan itu sampai saat ini masih berada di luar Meranti.
"Kita sudah kantongi identitas pelaku. Dia saat ini tidak berada di Meranti," kata Antoni.
Antoni juga menjelaskan, diduga pelaku masuk ke pemondokan itu dengan cara mencongkel (merusak, red) kunci. Kejadian itu berlangsung dinihari Minggu (2/11/2014).
"Dia merusak kunci dan masuk. Di hari yang sama dia berhasil mengambil barang-barang milik kafilah," tambahnya lagi.
Menurut keterangan Antoni pula, sedikitnya ada sekitar 6 unit handphone milik kafilah hilang waktu itu.
Sementara beberapa warga Desa Bantar mengaku sangat berharap pelaku pencurian berhasil ditangkap. Sebab, atas kejadian itu, Bantar mendapat malu sebagai tuan rumah MTQ atas ketidak nyamanan dan ketidak amanan kafilah selama berada di sana.(zal)