
PEKANBARU - Ucapan Kapolda Riau Irjen Zulkarnain soal dikerahkannya regu Sniper dari Brimob ternyata betul-betul dilakukan. Setidaknya ada 20 orang Penembak jitu diterjunkan ke jalur lintas yang dipakai masyarakat untuk mudik ke kampung halaman.
Jenderal Bintang dua ini mengatakan, 20 orang personel Brimob berkemampuan khusus itu dibagi menjadi dua tim. Mereka disiagakan di jalur rawan kejahatan, diantaranya rute jalur lintas via Dumai dan ke arah Jambi, lalu rute ke Sumbar. "Sudah kita tempatkan," kata Irjen Zulkarnain.
Kapolda Riau yang diwawancarai GoRiau.com (GoNews Grup) Sabtu (24/6/2017) malam melanjutkan, penempatan tim Sniper tersebut bertujuan mengantisipasi berbagai kejahatan, semisal perampokan, Begal dan pencurian disertai kekerasan (Curas).
"Kita mengantisipasi, tujuannya untuk mencegah terjadinya kejahatan berintensitas tinggi. Yang jelas sampai saat ini kondisi Riau masih kondusif," yakinnya.
Selain itu, jajarannya juga mewaspadai ancaman teroris yang bisa saja beraksi saat perayaan hari besar keagamaan, salah satunya lebaran Idul Fitri besok. "Yang jelas kami tetap waspada," pungkas Irjen Zulkarnain.
Di luar itu, dirinya memastikan bahwa situasi mudik yang jadi tradisi masyarakat berjalan aman terkendali. Puncak arus mudik yang terjadi pada Kamis dan Jumat kemarin juga berjalan lancar.
"Arus lalu lintas relatif lancar. Puncaknya Kamis dan Jumat kemarin, kalau hari ini sudah normal, justru yang banyak itu di kampung-kampung dan desa. kalau di jalur lintas sudah tidak begitu padat," pungkas dia. ***