PEKANBARU - Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru, Muflihun S.STP M.AP, menegaskan bahwa rencana pembangunan alun-alun di lokasi gedung utama Mal Pelayanan Publik (MPP) yang hangus terbakar beberapa waktu lalu, masih berupa wacana. Penegasan ini disampaikannya guna mengklarifikasi informasi yang beredar dan menimbulkan kesan seolah-olah keputusan pembangunan tersebut sudah final.

"Ini perlu saya sampaikan, mungkin salah dalam penyampaian berita. Kita memang ada pemikiran untuk membangun alun-alun di tempat gedung MPP terbakar, tapi itu baru wacana kita," ucap Muflihun dalam konferensi pers yang diselenggarakan pada Kamis (11/5/2023).

Muflihun menambahkan bahwa karena ide ini masih dalam tahap pertimbangan, pembangunan alun-alun tersebut membutuhkan dukungan dan masukan dari berbagai pihak, termasuk akademisi dan tokoh masyarakat.

"Jadi saya sampaikan, sebelum ini dieksekusi (dibangun alun-alun), saya ingin melakukan konsultasi publik terlebih dahulu. Kita akan undang akademisi, tokoh masyarakat, sejumlah elemen, supaya hasilnya nanti keputusan bersama untuk merubah wajah kota Pekanbaru. Apakah tetap dibangun MPP atau alun-alun," jelas Walikota Pekanbaru.

Muflihun juga merespons informasi yang beredar dan memberikan kesan bahwa pembangunan alun-alun sudah diputuskan. Menurutnya, penyebaran informasi tersebut tidak akurat.

"Disini saya belum ada memutuskan, baru berangan-angan ingin membuat alun-alun. Sementara di beberapa pemberitaan seakan-akan saya sudah memutuskan, padahal belum. Kita masih butuh konsultasi publik," tegasnya.

Mengingat pentingnya kejelasan informasi ini, Walikota mengundang semua pihak untuk berpartisipasi dalam proses konsultasi publik yang akan datang. Tujuannya agar dapat diperoleh hasil yang representatif dan berorientasi pada kepentingan publik untuk kemajuan Kota Pekanbaru. ***