RENGAT- Pilkada serentak telah usai dan alhamdulilah semuanya berjalan lancar, aman dan tertip, sesuai yang diharapkan masyarakat. Kendati ada yang menuai sengketa, namun tidak memberikan dampak negatif bagi masyarakat.

Demikian diungkapkan Plt Gubenur Riau Arsyadjuliandi Rachman saat menyampaikan arahannya pada acara serah terima jabatan dan pisah sambut Bupati Inhu H Yopi Arianto dengan Pj Bupati Inhu H Kasiarudin, Kamis (18/2/2016) di Gedung DPRD Inhu.

Keberhasilan ini tentunya merupakan sejarah baru bagi Riau. Dan keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari peran semua pihak terkait yang ada di 9 kabupaten/kota di Riau yang melaksanakan Pilkada.

"Kita sangat apresiasi dengan semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Pilkada yang lalu. Baik itu KPU, Panwas, Kapolda, Korem serta seluruh instansi terkait. Begitu juga dengan seluruh elemen masyaralat, saya ucapkan terimakasih atas partisipasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pilkada berlangsung," tukasnya.

Selain itu, kepada kepala daerah yang baru, dirinya berharap agar bisa mengatur penyerapan APBD, jika selama ini sudah berjalan dengan baik untuk lebih ditingkatkan lagi dan sinergisitas antar lembaga hendaknya terus terjaga, terlebih saat ini, Riau mengalami pengurangan DBH (Dana Bagi Hasil).

Dan terkait penurunan PAD dan pengurangan DBH yang berdampak pada APBD, diharapkan daerah dapat mengatur penggunaan daerah yang efisien. Hal itu sesuai dengan arahan presiden saat pelantikan gubernur beberapa waktu lalu.

Oleh karena itu, kepada instansi dan institusi terkait, dirinya menghimbau agar semua pihak bisa bersinergi sesuai tugas pokok dan fungsi dalam membangun Riau kedepan.

"Mari kita satukan persepsi dalam memajukan Riau ini kedepan," pungkas Plt Gubernur tegas.***